“PROSES PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK PENYANDANG AUTISMA (STUDI KASUS DI SEKOLAH AUTISMA DAN ANAK DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS “MUTIARA MANDIRI” RSI MALANG UNISMA)

Awaliah Qusairi, Nur (2006) “PROSES PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK PENYANDANG AUTISMA (STUDI KASUS DI SEKOLAH AUTISMA DAN ANAK DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS “MUTIARA MANDIRI” RSI MALANG UNISMA). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PROSES_PEMBELAJARAN_AGAMA_ISLAM_BAGI_ANAK_PENYANDANG_AUTISMA.pdf

Download (77kB) | Preview

Abstract

Keluarga merupakan bagian terkecil di masyarakat dan anak sebagai bagian dari keluarga, kehadirannya dianggap penting untuk orang tua karena anak merupakan generasi penerus bagi mereka. Semua orang tua mengharapkan anak yang di lahirkannya kelak adalah anak yang sempurna baik jasmani maupun rohaninya. Sebelum anak lahir, orang tua sudah membayangkan seperti apa atau siapa anaknya nanti, selintas mereka mengharapkan anaknya lahir dan mempunyai gabungan ciri­ciri dari kakaknya atau seperti orang yang diidamkan. Tetapi kebahagian dan harapan itu dapat hancur ketika anak yang di lahirkan mengalami hambatan seperti autisma. Autisma sendiri adalah gangguan perkembangan yang muncul pertama kali pada anak­-anak berusia 6 bulan hingga 3 tahun, seorang anak autis tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah­oleh hidup dalam dunianya orang tua berkewajiban untuk mengarahkan kepada hal­hal yang baik terutama dalam menentukan pembelajaran bagi anak autis itu sendiri. Dengan begitu penulis mengadakan penelitian di sekolah “Mutiara Mandiri” mengingat banyaknya orang tua yang memasuki anak mereka ke sekolah tersebut dengan tujuan sang anak dapat memperoleh pendidikan dan pengetahuan agama yang baik walaupun anak mereka mempunyai kekurangan. Adapun rumusan masalah pada skripsi ini adalah : 1) Bagaimana proses pembelajaran agama Islam bagi penyandang autisme, 2) Faktor apa yang menjadi penghambat dalam memberikan pelajaran agama Islam. Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan skripsi ini adalah : 1) Untuk mengatahui bagaimanakah proses pembelajaran agama Islam bagi penyandang autisme, 2) Untuk mengatahui faktor­-faktor apa saja yang menghambat dalam memberikan pengajaran agama Islam. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penulis di peroleh dari sumber primer, yaitu informasi yang bersumber dari kepala sekolah atau wakil kepala sekolah “Mutiara Mandiri”, terapis dan orang tua siswa yang bersangkutan dengan peneliti ini. Sumber sekunder yaitu yang dikutip dari sumber lain seperti buku literatur yang berkaitan dengan pembahasan penelitian ini. Dari hasil penelitian dapat diketahui tentang proses pembelajaran agama Islam bagi penyandang autisme adalah terapis berusaha mengenalkan materi terlebih dahulu dan menyuruh anak agar mengikuti apa yang di ucapkan oleh terapis dan hal ini dilakukan terus menerus agar anak dapat mengingat pelajaran yang telah di ajarkan dan untuk faktor­faktor yang menjadi penghambat dalam memberikan pelajaran agama Islam adalah karena faktor sulitnya menerima materi baru dan faktor keinginan atau kemauan anak autis serta kekonsistenan orang tua mereka sendiri. Pada akhir penulisan skripsi ini, adalah beberapa kesimpulan dan saran yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan masukan khususnya kepada orang tua, terapis dan pemerintah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Islamic Studies > Department of Tarbiyah
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 01 Jun 2012 06:40
Last Modified: 01 Jun 2012 06:40
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6356

Actions (login required)

View Item View Item