Sabaruddin, Sabrina Rahmadani (2026) PEMAKNAAN AUDIENS TERHADAP TREN “MARRIAGE IS SCARY” DI TIKTOK (Studi Resepsi pada Alumni Mahasiswa laki-laki Ilmu Komunikasi UMM Angkatan 2021). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (2MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (267kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (332kB) | Preview
BAB III.pdf
Download (194kB) | Preview
BAB IV.pdf
Download (382kB) | Preview
BAB V.pdf
Download (487kB) | Preview
BAB VI.pdf
Download (105kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (307kB) | Preview
Abstract
Sabrina Rahmadani Sabaruddin. NIM 202210040311407. PEMAKNAAN AUDIENS
TERHADAP TREN “MARRIAGE IS SCARY” DI TIKTOK (Studi Resepsi pada Alumni
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2021). Edisi 2026. Skripsi
Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah melahirkan berbagai tren yang
mempengaruhi cara pandang generasi muda terhadap isu-isu sosial, salah satunya tren
“Marriage is Scary”. Tren ini merepresentasikan narasi ketakutan terhadap pernikahan yang
banyak disebarkan melalui konten pengalaman personal, terutama mengenai perselingkuhan,
ketidakadilan gender, tekanan ekonomi, dan konflik keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis bagaimana alumni mahasiswa laki-laki Program Studi Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Malang angkatan 2021 memaknai tren “Marriage is Scary” di
TikTok serta implikasinya terhadap pandangan mereka mengenai pernikahan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi, berlandaskan teori
encoding–decoding Stuart Hall. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposive.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan audiens terhadap tren “Marriage is Scary”
berada pada tiga posisi resepsi, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Sebagian informan
menerima tren ini sebagai refleksi realitas atas risiko pernikahan, sebagian memaknainya
secara kritis dengan menjadikannya sebagai bahan refleksi kesiapan menikah, sementara
lainnya menolak narasi tersebut karena dianggap terlalu menggeneralisasi pengalaman
negatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berperan signifikan dalam membentuk
konstruksi makna audiens terhadap pernikahan melalui algoritma dan repetisi konten, namun
audiens tetap memiliki kapasitas aktif dan kritis dalam menafsirkan pesan yang diterima.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210040311407 |
| Keywords: | TikTok, Marriage is Scary, analisis resepsi, audiens laki-laki, pernikahan. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201) |
| Depositing User: | 202210040311407 sabrinarahmadani12 |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 10:18 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 10:18 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32119 |
