HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN TINGKAT NYERI DISMENORE

Juliyanti, Dewi (2026) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN TINGKAT NYERI DISMENORE. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of Pendahuluan.pdf]
Preview
Text
Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (416kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (454kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (449kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV.pdf]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (471kB) | Preview
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB VII.pdf] Text
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami mahasiswi dan dapat mengganggu aktivitas akademik maupun kualitas hidup. Aktivitas fisik dan kebiasaan makan merupakan faktor gaya hidup yang diduga berperan dalam mempengaruhi tingkat nyeri dismenore. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan aktivitas fisik dan kebiasaan makan dengan tingkat nyeri dismenore pada mahasiswi Ilmu Keperawatan di UMM.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional, 252 mahasiswi Ilmu Keperawatan UMM angkatan 2023–2024 yang dipilih secara purposive sampling, menggunakan instrumen IPAQ-SF, AFHC, dan NRS.
Hasil: Sebagian besar responden mengalami nyeri dismenore ringan (54,4%), tingkat aktivitas fisik kategori sedang (42,1%) dan tinggi (43,7%), serta kebiasaan makan yang baik (61,9%). Uji regresi ordinal menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik ringan (p = 0,002) dan sedang (p = 0,033) dengan dismenore sedang (34,9%) dan berat (10,7%) serta hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan baik (p = 0,010) dengan dismenore ringan (54,4%)
Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswi usia dewasa awal mengalami nyeri dismenore ringan. Tingkat nyeri dismenore dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, khususnya aktivitas fisik dan kebiasaan makan, di mana aktivitas fisik memiliki pengaruh yang lebih dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang memadai dan pola makan seimbang berperan dalam mengurangi risiko peningkatan nyeri dismenore serta menjaga kualitas hidup mahasiswi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 202210420311010
Keywords: Kata Kunci: aktivitas fisik, kebiasaan makan, dismenore, mahasiswi, gaya hidup
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Nursing (14201)
Depositing User: 202210420311010 ddewijuli
Date Deposited: 12 Feb 2026 09:07
Last Modified: 12 Feb 2026 09:07
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27649

Actions (login required)

View Item
View Item