ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PETANI TAMBAK UDANG (DI DESA SALIMBATU, KEC. TANJUNG PALAS, KAB. BULUNGAN, KALTIM)

Rickyanto, Rickyanto (2007) ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PETANI TAMBAK UDANG (DI DESA SALIMBATU, KEC. TANJUNG PALAS, KAB. BULUNGAN, KALTIM). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_FAKTO1.pdf

Download (7kB) | Preview

Abstract

Pertanian mempunyai peranan yang sangat strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di pedesaan sehingga dapat menunjang perekonomian nasional karena peran pertanian juga akan membantu peningkatan ekonomi nasional. Masyarakat di Desa Salimbatu, Kec. Tanjung Palas, Kab. Bulungan, Kalimantan Timur tergolong sebagai masyarakat menengah kebawah. Pada umumnya bekerja sebagai petani tambak udang. Hal tersebut disebabkan karena daerahnya yang banyak tambak, yang akan membawa dampak positif bagi daerah setempat. Dalam penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani tambak udang di desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pendapatan petani tambak udang di desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Timur untuk setiap kali panen tertinggi sebesar Rp. 16.000.000,- dan terendah sebesar Rp. 11.200.000,-. Sedangkan untuk pendapatan bersihnya tertinggi Rp 6.625.000,- dan pendapatan bersih terendah Rp 2.390.000,-. Hal ini dipengaruhi hasil panen, jumlah tenaga kerja dan luas lahan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani tambak adalah jumlah modal, tenaga kerja dan luas lahan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian regresi terhadap ketiga faktor tersebut. Nilai t_hitung dengan tingkat keyakinan 0,95 persen. Dari ketiga faktor tersebut yang luas lahan mempunyai pengaruh yang sangat signifikan t_hitung sebesar 3,123 persen, untuk faktor yang kedua adalah tenaga kerja yang mempunyai pengaruh secara signifikan t_hitung sebasar 2,787 persen dan yang ketiga adalah faktor jumlah modal usaha yang memiliki pengaruh kurang signifikan t_hitung sebesar 0,220. Koefisien determinasi yang disesuaikan sebesar 0,828 berarti kemampuan variabel Modal (X1), Tenaga Kerja (X2) dan Luas Lahan (X3) dalam menjelaskan variasi Pendapatan sebesar 82,8 %, sedangkan sisanya 17,2 % (1- 0,828) dijelaskan variabel diluar model yang secara implisit tercermin pada variabel pengganggu.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Jun 2012 07:47
Last Modified: 26 Jun 2012 07:47
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9702

Actions (login required)

View Item View Item