EFEK BERBAGAI KONSENTRASI INFUS DAN JENIS ORGAN TUMBUHAN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Pityrosporum ovaleSECARA IN VITRO

Muttolifah, Riyandul (2007) EFEK BERBAGAI KONSENTRASI INFUS DAN JENIS ORGAN TUMBUHAN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Pityrosporum ovaleSECARA IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EFEK_BERBAGAI_KONSENTRASI_INFUS_DAN_JENIS_ORGAN_TUMBUHAN_PANDAN_WANGI.pdf

Download (143kB) | Preview

Abstract

Dermatitis seboroika merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan banyaknya sisik yang menempel pada rambut yang diakibatkan dari pertumbuhan berlebih flora normal pada kulit kepala. Gejala umum adalah sisik-sisik putih pada kulit kepala, gatal dan dapat juga disertai dengan kerontokan rambut (Anonymous, 2004). Penyebab Dermatitis soboroika belum diketahui secara pasti, tetapi sering dihubungkan dengan peningkatan produksi sebum (Soborrheic Stage). Pityrosporum ovale merupakan suatu jamur lipofilik dan berperan terhadap kondisi penyakit Dermatitis soboroika. Cara pengobatan alternatif yang digunakan untuk mengobati penyakit tersebut adalah dengan terapi herbal, yaitu dengan memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat obat. Salah satunya adalah pemanfaatan tumbuhan pandan wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi infus tumbuhan pandan wangi yang mempengaruhi perbedaan diameter zona hambat Pityrosporum ovale, untuk mengetahui jenis organ tumbuhan pandan wangi yang mempengaruhi perbedaan diameter zona hambat Pityrosporum ovale, dan untuk mengetahui kombinasi antara konsentrasi infus dan jenis organ tumbuhan pandan wangi yang mempengaruhi perbedaan diameter zona hambat Pityrosporum ovale. Jenis penelitian yang digunakan adalah true eksperiment dan desain yang digunakan adalah Factorial Design. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan (20%, 30%, 40%, 50%, 60%, dan 70%) dan diulang dua kali. Populasi penelitian ini jamur Pityrosporum ovale yang diambil dari Laboratorium Universitas Airlangga Surabaya. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 September 2007 di Laboratorium Biologi UMM. Indikator penelitian yaitu diameter zona hambat Pityrosporum ovale. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anava 2 Faktor, dan dilanjutkan dengan Uji Duncan’s dengan taraf signifikansi 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai konsentrasi infus tumbuhan pandan wangi mempengaruhi perbedaan diameter zona hambat Pityrosporum ovale, dan konsentrasi infus tumbuhan pandan wangi sudah bisa menghambat pertumbuhan Pityrosporum ovale pada konsentrasi 20%. pada berbagai jenis organ tumbuhan pandan wangi tidak mempengaruhi perbedaan diameter zona hambat Pityrosporum ovale. Pada kombinasi antara berbagai konsentrasi infus dan jenis organ tumbuhan pandan wangi tidak mempengaruhi perbedaan diameter zona hambat Pityrosporum ovale.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 25 Jun 2012 04:04
Last Modified: 25 Jun 2012 04:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9354

Actions (login required)

View Item View Item