PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BIJI SAGA (Abrus precatorius Linn) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti SECARA IN VITRO

YUNIAR SUSANTI, FITRI (2007) PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BIJI SAGA (Abrus precatorius Linn) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti SECARA IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_KONSENTRASI_EKSTRAK_BIJI_SAGA.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Deman berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit sangat berbahaya yang disebabkan oleh virus Dengue. Siklus hidup virus ini berada dalam tubuh Aedes aegypti yang merupakan vektor perantara penularan pada manusia. Selama ini pencengahan DBD dilakukan dengan memberantas Aedes aegypti dengan abate dan pengasapan yang mempunyai efek pencemaran yang besar terhadap lingkungan. Biji saga merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa yang bersifat pestisida nabati yaitu tanin. Karena biji saga mengandung bahan pestisida dan bersifat biodegradable sehingga aman bagi lingkungan maka dilakukan penelitian unuk melihat adanya pengaruh konsentrasi ekstrak biji saga (Abrus precatorius Linn) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti secara in vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak biji saga (Abrus precatorius) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti secara in vitro. Jenis penelitian ini menggunakan True Eksperimen. Tempat dan waktu penelitian di laksanakan di Lab. Kimia Universitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 15 sampai 18 September 2006. Variabel dalam peneltian ini adalah konsentrasi ekstrak biji saga, mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti, waktu, mangkok, aquades, dan suhu. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 10 perlakuan yaitu: K1 (0,1%), K2 (0,2%), K3 (0,3%), K4 (0,4%), K5 (0,5%), K6 (0,6%), K7 (0,7%), K8 (0,8%), K9 (0,9%), K10 (1%) dan 3 kali ulangan dengan menggunakan Analisis Varian Satu Arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh konsentrasi ekstrak biji saga(Abrus precatorius Linn) berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Pada konsentrasi 0,8%, dan 0,9% ekstrak biji saga (Abrus precatorius Linn) mampu memberikan pengaruh yang sama dengan dengan konsentrasi yang paling tinggi yaitu 1% sehingga konsentrasi 0,8% sudah dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk Aedes aegypti.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 Jun 2012 02:28
Last Modified: 16 Jun 2012 02:28
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8074

Actions (login required)

View Item View Item