ANALISIS BIAYA DIFERENSIAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL PESANAN KHUSUS PADA INDUSTRI KERAMIK SOEHARTO DINOYO MALANG

Andhika, Arry Chandra (2006) ANALISIS BIAYA DIFERENSIAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL PESANAN KHUSUS PADA INDUSTRI KERAMIK SOEHARTO DINOYO MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_BIAYA_DIFERENSIAL_SEBAGAI_ALAT_BANTU_MANAJEMENDALAM_MENENTUKAN_HARGA_JUAL_PESANAN_KHUSUS_PADAINDUSTRI_KERAMIK_SOEHARTO_DINOYO_MALANG.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada industri keramik Soeharto Dinoyo Malang dengan judul “Analisis Biaya Diferensial Sebagai Alat Bantu Manajemen Dalam Menentukan Harga Jual Pesanan Khusus pada Industri Keramik Soeharto Dinoyo Malang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan analisis biaya diferensial sebagai salah satu alat bantu manajemen dalam pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus pada industri keramik Soeharto Dinoyo Malang. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah pesanan khusus tersebut sebaiknya diterima atau ditolak adalah dengan menggunakan alat analisis biaya diferensial. Tehnik analisa data yang digunakan oleh penulis melalui beberapa tahap, yaitu : I. pengidentifikasian biaya ke dalam biaya tetap, biaya variabel dan biaya semivariabel. II. Memisahkan biaya semivariabel menjadi biaya tetap dan biaya variabel dengan menggunakan metode Titik Tertinggi dan Terendah. III. Membandingkan harga pokok produksi fuul costing dengan variabel costing. IV. Menghitung laba kontribusi serta menghitung biaya dan pendapatan diferensial. Pada tahun 2005 perusahaan mendapatkan pesanan khusus dengan harga di bawah normal yaitu untuk produk guci sebesar Rp. 12.000, produk vas bunga sebesar Rp. 2.000, produk sourvernir sebesar Rp. 3.000 dan produk mug sebesar Rp. 3.000. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode full costing maka untuk produk Dengan menggunakan perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing perusahaan menolak pesanan khusus untuk produk vas bunga, sourvernir dan mug, karena berdasarkan kalkulasi biaya apabila perusahaan menerima pesanan tersebut akan mengalami kerugian sebesar Rp 717 untuk produk vas bunga, sebesar Rp 25 untuk produk sourvernir dan Rp 10 untuk produk mug. Sedangkan untuk produk guci diterima karena mendapatkan laba sebesar Rp 1.208 untuk per unitnya. Dengan menggunakan perhitungan analisis biaya diferensial perusahaan akan menerima pesanan khusus untuk produk guci, sourvernir dan mug tersebut, sebab berdasarkan perhitungan biaya yang telah dilakukan perusahaan akan mendapatkan tambahan laba untuk produk guci sebesar Rp 2.025.881 untuk produk sourvernir sebesar Rp 319.164 dan produk mug sebesar Rp 345.951. Sedangkan untuk produk vas bunga perusahaan menolak pesanan khusus tersebut, karena apabila perusahaan menerima akan mengalami kerugian sebesar Rp 3.043.095. Hal ini menunjukan bahwa dengan menerima pesanan yang diajukan oleh konsumen terutama produk keramik guci, sourvernir dan mug perusahaan akan memperoleh tambahan laba yang lebih besar daripada menolak pesanan tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 02 Jun 2012 03:04
Last Modified: 02 Jun 2012 03:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6390

Actions (login required)

View Item View Item