Gerakan Ekonomi Muhammadiyah: Sebuah Gugatan

Budi, Sutia (2007) Gerakan Ekonomi Muhammadiyah: Sebuah Gugatan. Muhammadiyah Articles (13809).

[img] Text
Gerakan_Ekonomi_Muhammadiyah.doc

Download (64kB)
[img]
Preview
Text
Gerakan_Ekonomi_Muhammadiyah.ps

Download (269kB) | Preview

Abstract

Tepatnya 18 November 1912 di pusat kerajinan rakyat dan industri kecil, Kauman, Yogyakarta, K.H. Ahmad Dahlan mendirikan sebuah organisasi gerakan Islam yang diberi nama Muhammad-iyah. Hampir satu abad, Muhammadiyah hadir di tengah-tengah umat. Pada mulanya, organisasi ini hanya sebagai gerakan dak-wah keagamaan. Namun pada perkembangan berikutnya, Muhamadiyah tidak saja bergelut dalam ranah keagamaan semata, ia mulai berani masuk ke ranah pendidikan, ekonomi, dan ranah sosial lainnya. Bahkan, Muhammadiyah berani masuk ke ranah politik yang kemudian menjadi sesuatu yang dilematis dan debatable. Tujuan Muhammadiyah Tujuan Muhammadiyah adalah terbentuknya perilaku individu dan kolektif seluruh anggota Muhammadiyah yang menunjukkan keteladan-an yang baik (uswah hasanah) menuju terwujudnya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Tatanan masyarakat dimaksud dapat ditafsirkan sebagai citra masyarakat utama, yaitu masyarakat yang unggul di berbagai bidang, utamanya akhlak masyarakatnya dan unggul dari sudut politik, ekonomi dan budaya. Konsep tersebut bersifat futuristik. Allah SWT dalam firman-Nya mengisyaratkan kepada manusia bahwa “harus berfikir esok hari (masa depan)” serta “masa depan harus lebih baik dari masa kini”.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles
Divisions: Others
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 07 May 2012 09:44
Last Modified: 07 May 2012 09:44
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4582

Actions (login required)

View Item View Item