PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. TELKOM KANCATEL TUBAN

Ardhiana, Ratna (2007) PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. TELKOM KANCATEL TUBAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. TELKOM KANCATEL TUBAN.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Budaya organisasi merupakan faktor yang sangat penting di dalam organisasi sehingga efektivitas organisasi dapat ditingkatkan dengan menciptakan budaya yang tepat dan dapat mendukung tercapainya tujuan organisasi. Pengaruh pemanfaatan budaya perusahaan adalah salah satu solusi dalam menghadapi tantangan yang kian kompleks. Bila budaya organisasi telah disepakati sebagai sebuah strategi perusahaan maka budaya organisasi dapat dijadikan alat untuk meningkatkan kinerja. Dengan adanya pemberdayaan budaya organisasi selain akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, juga akan menjadi penentu sukses perusahaan. Sehingga budaya organisasi memiliki dampak yang berarti terhadap kinerja karyawan yang menentukan keberhasilan dan kegagalan perusahaan. sedangkan kinerja merupakan peranan yang sangat penting, karena tanpanya organisasi hanya merupakan sekumpulan aktivitas tanpa tujuan atau control tertentu. Dalam penelitian ini budaya organisasi dipahami sebagai seperangkat nilai, kepercayaan, dan pemahaman yang penting sama­sama dimiliki oleh para anggota yang berpengaruh terhadap pola kerja serta pola manajemen organisasi. Secara teoritis budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kinerja dalam hal ini diartikan sebagai suatu tingkat proses yang dirancang untuk menghubungkan tujuan organisasi dan tujuan individu sedemikian rupa, sehingga baik tujuan individu maupun tujuan organisasi dapat bertemu. Sedangkan kepuasan kerja dalam penelitian ini dianggap sebagai variabel yang sangat penting dalam hubungan dengan budaya organisasi, oleh karena itu kepuasan kerja diartikan sebagai cermin perasaan seseorang terhadap pekerjaannya mengenai selisih antara banyaknya ganjaran yang diterima dan banyaknya yang diyakini seharusnya diterima, serta segala sesuatu yang dihadapi dalam lingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey, sedangkan tipe penelitian menggunakan tipe eksplanatori untuk menguji pengaruh antar variabel yang dihipotesakan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Telkom Kancatel Tuban sejumlah 26 orang. Teknik yang digunakan untuk memberikan sampel penelitian ini adalah dengan teknik sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis jalur (PATH Analisys) dengan tujuan untuk menerangkan pengaruh langsung dan tidak langsung variabel budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan yang merupakan variabel akibat. Nilai r hitung variabel budaya organisasi berkisar antara 0,469 sampai 0,607 dengan nilai r tabel sebesar 0,468; nilai r hitung variabel kepuasan kerja berkisar antara 0,502 sampai 0,583 dengan nilai r tabel sebesar 0,468; nilai r hitung variabel kinerja karyawan berkisar antara 0,619 sampai 0,647 dengan nilai r tabel sebesar 0,468. Pada hasil penelitian dikemukakan bahwa pengaruhsecra langsung budaya organisasi terhadap kinerja karyawan memiliki kontribusi sebesar 0,1946 (19,46%), pengaruh secara langsung kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan memiliki kontribusi sebesar 0,1955 (19,55%) dan pengaruh secara tidak langsung budaya organisasi terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja memiliki kontribusi sebesar 0,0158 (1,58%). Sehingga dapat dikemukakan bahwa kekuatan budaya organisasi yang secara langsung menentukan perubahan kinerja karyawan adalah 0,1946 (19,46%) dan yang melalui hubungannya dengan kepuasan kerja sebesar 0,0158 (1,58%) dengan demikian secara total budaya organisasi menentukan perubahan sebesar 0,21 (21%).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 04 May 2012 08:22
Last Modified: 04 May 2012 08:22
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4276

Actions (login required)

View Item View Item