DASAR SHALAT TAUBAT DAN HUKUM PASANG GIGI

Majelis Tarjih, PP Muhammadiyah (2005) DASAR SHALAT TAUBAT DAN HUKUM PASANG GIGI. DASAR SHALAT TAUBAT DAN HUKUM PASANG GIGI (252).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://repository.umm.ac.id/329/1/Fatwa_09_2005_Sh...

Abstract

Kalau kita meneliti latar belakang mengapa dalam HPT tidak dicantumkan/ dimasukkan shalat taubat, juga shalat tasbih, dalam deretan shalat­shalat sunat, karena hadits­hadits tentang shalat taubat itu masih diperselisihkan tentang keshahihannya oleh para ahli hadits. Memang di dalam kitab Sunan Abu Dawud, at­Turmudzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, masing­masing mereka membawa hadits Ali karramallaahu wajhah, dimana di dalam sanadnya ada orang yang namanya Asma bin Al­Hakam. Begitu pula dalam hadits riwayat Imam al­Baihaqy, Ibnu Abi Syaibah, al­Humaidi, Abu Ya‘la dan ath­Thabrani, juga semuanya ini melalui jalan Ali, yang di dalam sanadnya terdapat orang yang namanya Asma bin al­Hakam, dimana posisi Asma bin al­Hakam ini diperselisihkan oleh para ulama hadits . Artinya, sebagian ulama melemahkan Asma bin al­Hakam, bahkan Imam al­Bukhari mengingkari/menolak hadits dari jalan Asma bin al­Hakam ini. Tetapi sebagian ulama ahli hadits lainnya menganggap tsiqah Asma bin al­Hakam tersebut.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Tarjih Script
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 28 Feb 2012 05:06
Last Modified: 28 Feb 2012 05:06
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/252

Actions (login required)

View Item View Item