Majelis Tarjih, PP Muhammadiyah (2005) DASAR SHALAT TAUBAT DAN HUKUM PASANG GIGI. DASAR SHALAT TAUBAT DAN HUKUM PASANG GIGI (252).
Full text not available from this repository.Abstract
Kalau kita meneliti latar belakang mengapa dalam HPT tidak dicantumkan/ dimasukkan shalat taubat, juga shalat tasbih, dalam deretan shalatshalat sunat, karena haditshadits tentang shalat taubat itu masih diperselisihkan tentang keshahihannya oleh para ahli hadits. Memang di dalam kitab Sunan Abu Dawud, atTurmudzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, masingmasing mereka membawa hadits Ali karramallaahu wajhah, dimana di dalam sanadnya ada orang yang namanya Asma bin AlHakam. Begitu pula dalam hadits riwayat Imam alBaihaqy, Ibnu Abi Syaibah, alHumaidi, Abu Ya‘la dan athThabrani, juga semuanya ini melalui jalan Ali, yang di dalam sanadnya terdapat orang yang namanya Asma bin alHakam, dimana posisi Asma bin alHakam ini diperselisihkan oleh para ulama hadits . Artinya, sebagian ulama melemahkan Asma bin alHakam, bahkan Imam alBukhari mengingkari/menolak hadits dari jalan Asma bin alHakam ini. Tetapi sebagian ulama ahli hadits lainnya menganggap tsiqah Asma bin alHakam tersebut.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Tarjih Script |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Anwar Jasin |
| Date Deposited: | 28 Feb 2012 05:06 |
| Last Modified: | 28 Feb 2012 05:06 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
