IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE MAKE A MATCH PADA MATERI BILANGAN BULAT SISWA KELAS VII E SMP MUHAMMADIYAH 8 BATU

RIA ANGGA BETA YOGA, TONY (2011) IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE MAKE A MATCH PADA MATERI BILANGAN BULAT SISWA KELAS VII E SMP MUHAMMADIYAH 8 BATU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
IMPLEMENTASI_PEMBELAJARAN_MATEMATIKA_DENGAN_METODE_MAKE_A_MATCH_PADA_MATERI_BILANGAN_BULAT_SISWA_KELAS_VII_E_SMP_MUHAMMADIYAH_8_BATU.pdf - Published Version

Download (68kB) | Preview

Abstract

Kebanyakan siswa lebih menyenangi sistem belajar yang tidak terlalu fokus hanya kepada guru yang berceramah. Mereka akan lebih senang jika dilibatkan dalam proses belajar mengajar. Pada umumnya, siswa akan merasa gembira jika guru menggunakan metode yang di dalamnya terdapat unsur permainan. Permainan disini bukan berarti guru membebaskan siswa mengekspresikan kesenangan mereka di dalam kelas. Tetapi, guru juga dapat mengajak mereka bermain sambil belajar melalui metode yang bervariasi, salah satunya yaitu metode make a match (mencari pasangan). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran matematika dengan metode make a match melalui pengamatan terhadap aktivitas guru dan aktivitas siswa. Selain itu, untuk mengetahui hasil belajar yang diperoleh siswa setelah dilaksanakan tes pada materi bilangan bulat, serta untuk mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika dengan metode make a match. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli – 2 Agustus 2010 ini hanya memilih satu kelas sebagai subjek penelitian yaitu kelas VII E sebanyak 29 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 8 Batu. Berdasarkan hasil analisis aktivitas guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran matematika dengan metode make a match, yang berlangsung dua kali proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik yaitu dengan melihat persentase aktivitas guru mencapai 71,88% dan persentase aktivitas siswa mencapai 77,86%. Hasil belajar yang diperoleh siswa setelah dilaksanakan pembelajaran matematika dengan metode make a match sebanyak 24 siswa skornya telah mencapai ketuntasan individu, sedangkan yang belum tuntas sebanyak 5 siswa. Hasil belajar tersebut klasikal telah mencapai standar ketuntasan klasikal yang ditetapkan oleh sekolah karena banyak siswa yang tuntas secara klasikal mencapai 82,76%. Sedangkan, berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Depdiknas terdapat 19 siswa yang tuntas belajar individu dan 10 siswa yang masih belum mencapai standar ketuntasan minimal, maka ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 65,52% dan belum tuntas secara klasikal. Respon yang diberikan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran sangat kuat, terlihat pada hasil analisis diperoleh persentase sebesar 85,01%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 14 Feb 2012 07:29
Last Modified: 14 Feb 2012 07:29
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/18

Actions (login required)

View Item View Item