Pemidanaan Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian (Studi Komparatif antara Konsep Hukum Pidana di Indonesia dengan Konsep Hukum Pidana Islam)

Majid, Abd. (2006) Pemidanaan Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian (Studi Komparatif antara Konsep Hukum Pidana di Indonesia dengan Konsep Hukum Pidana Islam). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Pemidanaan_Terhadap_Anak_Pelaku_Tindak_Pidana_Pencurian.pdf

Download (78kB) | Preview

Abstract

Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang anak di Indonesia cukup banyak dan tersebar sifatnya, dalam syari’at Islam pun juga begitu. Masalahnya adalah sampai seberapa jauh masing-masing peraturan itu satu sama lain bisa dihubungkan dengan benang merah, sehingga dapat mencerminkan sebagai satu sistem hukum tentang perlindungan hak anak-anak. Sebab itu, dalam usaha untuk mempertemukan kedua dalam satu pengaturan dicoba untuk mengkomparasikan keduanya dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif yang diharapkan mampu menghasilkan pemikiran yang bermanfaat. Di dalam penelitian ini, penulis mencoba mengangkat tema “Pemidanaan Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian (Studi Komparatif Antara Hukum Pidana Islam Dengan Hukum Pidana di Indonesia).Yang didalamnya membahas tentang pemidanaan terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian menurut hukum Positif dan hukum Islam serta membandingkan antara keduanya. Dalam penulisan ini diharapkan bisa menjadi wacana dan perbandingan hukum demi perbaikan hukum dimasa yang akan datang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemidanaan terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian menurut hukum Positif dan hukum Islam terdapat kesamaan dalam memberlakukan pidana yakni, memberlakukan pidana kebijaksanaan dan yang membedakan antara keduanya adalah hukum pidana di Indonesia masih memberlakukan pidana penjara sedangkan dalam hukum pidana Islam tidak memberlakukan. Disamping itu terdapat batasan usia minimal yang diatur dalam hukum pidana Indonesia, sedangkan dalam hukum pidana Islam tidak mengenal adanya batasan minimal dalam memberlakukan pidana terhadap anak yang melakukan tindak pidana. Oleh karena dirasa perlu adanya perbaikan hukum demi tercapainya keadilan, sehingga dapat mencerminkan satu sistem hukum yang dapat melindungi hak-hak anak. Penulis menghimbau agar segala peraturan yang ada sekarang untuk di tinjau kembali, hal ini di maksudkan untuk menghindari rasa kecemburuan sosial dan mencapai peraturan yang benar-benar adil sehingga di harapkan munculnya kesadaran bagi umat Islam Indonesia untuk taat terhadap apa yang diatur oleh pemerintah. Diakhir penulisan skripsi ini ada beberapa kesimpulan dan saran yang harus diperhatikan, khususnya bagi para ahli, praktisi dan pembuat hukum yang berkompeten.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Twinning Program
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 24 Jul 2012 02:53
Last Modified: 24 Jul 2012 02:53
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12836

Actions (login required)

View Item View Item