PENENTUAN KOMBINASI JENIS DAN JUMLAH PRODUK OPTIMAL DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING (Study kasus : Agro Industri “Brosem “ Jl. Bromo – Batu)

SYAHRIL EFENDI, AHMAD (2006) PENENTUAN KOMBINASI JENIS DAN JUMLAH PRODUK OPTIMAL DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING (Study kasus : Agro Industri “Brosem “ Jl. Bromo – Batu). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENENTUAN_KOMBINASI_JENIS_DAN_JUMLAH_PRODUK_OPTIMAL_DENGAN_METODE_LINEAR_PROGRAMMING.pdf

Download (104kB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya setiap perusahaan bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dengan biaya yang minimal serta ingin memenuhi semua permintaan konsumen. Masalah yang dihadapi perusahaan adalah banyaknya kelebihan produk atau kekurangan produk . Akibat yang ditimbulkan karena belum diketahuinya kombinasi jenis dan jumlah produksi yang paling menguntungkan perusahaan ini adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan kurang maksimal. Linear Programming adalah salah satu model yang dapat digunakan untuk mengadakan optimasi kombinasi produk. Model Linear Programming akan menyelesaikan masalah kombinasi produk (baik masukan maupun keluaran) yang maksimal. Metode peramalan adalah cara memperkirakan kuantitatif apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Dalam penulisan skripsi ini, metode peramalan yang digunakan adalah Moving Average, Single Exponential Smoothing, Double Exponential Smoothing, Winters’ Multiplicative ModelLinear Trend Model, Quadratic Trend Model, dan Growth Curve Model. Hasil peramalan yang memiliki nilai MAPE terkecil digunakan sebagai dasar peramalan. Data yang digunakan untuk melakukan analisa adalah Data Permintaan, Data Volume Produksi, Data Harga Jual dan Keuntungan Tiap Produk, Data Jenis Bahan Baku, Data Komposisi Bahan Baku, dan Data Kapasitas Produksi. Data permintaan selanjutnya digunakan untuk peramalan permintaan periode berikutnya. Setelah data-data terkumpul kemudian ditentukan variable-variabel yang akan digunakan dalam penyelesaian masalah Linear Programming. Untuk menyelesaikan perhitungan dari masalah kombinasi produk terlebih dahulu harus diketahui fungsi tujuan dari variable keputusan yang menggambarkan criteria pilihan terbaik dan adanya kendala sumber daya / kapasitas produksi. Hasil perhitungan optimal yang telah diperoleh kemudian dibandingkan dengan rencana produksi perusahaan. Hasil analisa menunjukkan bahwa terjadi kenaikan sebesar 7.67 % setelah menggunakan hasil optimal Linear Programming.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 19 Jul 2012 05:13
Last Modified: 19 Jul 2012 05:13
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12526

Actions (login required)

View Item View Item