ANALISA KRIMINOLOGIS TERHADAP PENANGAN TINDAK PIDANAPENGRUSAKAN TEMPAT IBADAH JAMA’AH AHMADIYAH OLEH MASSA (STUDI KASUS: DI POLRES MATARAM LOMBOK BARAT NTB)

Salim, M.Agus (2006) ANALISA KRIMINOLOGIS TERHADAP PENANGAN TINDAK PIDANAPENGRUSAKAN TEMPAT IBADAH JAMA’AH AHMADIYAH OLEH MASSA (STUDI KASUS: DI POLRES MATARAM LOMBOK BARAT NTB). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_KRIMINOLOGIS_TERHADAP_PENANGAN_TINDAK.pdf

Download (190kB) | Preview

Abstract

Masyarakat Indonesia mempunyai nuansa keaneka-ragaman latar belakang yang berbeda baik secara sosial,ekonomi,politik,ideologi,etnisitas,ras,warna kulit, agama, gender, keyakinan politik dan lain sebagainya. Dari latar belakang itulah sering kali masyarakat kita dihadapkan pada konflik kepentingan. Konflik yang terjadi dalam masyarakat Indonesia yang kemudian berakhir dengan adanya pertikaian antar kelompok masyarakat atau dengan kata lain yaitu kekerasan massa. Seperti halnya yang terjadi di Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Lombok Barat, Nusat Tenggara Barat. Wilayah tersebut merupakan salah satu wilayah yang dijadikan pusat penyebaran aliran Ahmadiyah. Massa berusaha mengusir aliran Ahmadiyah dari tempat tinggalnya karena dianggap meresahkan. Tindak pengusiran tersebut bahkan juga dilakukan dengan merusak rumah dan tempat ibadah aliran Ahmadiyah sehingga seluruh warga yang ikut memeluk aliran Ahmadiyah menjadi ketakutan. Dari perspektif hukum, hal tersebut merupakan suatu pelanggaran. Menarik untuk ditinjau dari perspektif kriminologis tentang bagaimana penanganan tindak pidana pengusakan tempat ibadah jama’ah Ahmadiyah oleh massa tersebut. Dalam penelitian ini, penulis berusaha membahas mengenai Faktor apa saja yang mendorong tindak pidana pengrusakan tempat Ibadah jama`ah Ahmadiyah dalam perspektif kriminologi serta kendala apa saja yang dihadapi Polres Mataram dalam menangani tindak pidana pengrusakan tempat Ibadah Jama`ah Ahmadiyah oleh massa. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kriminologis Penelitian yang dilakukan penulis berlokasi di Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Lombok Barat, Nusatenggara Barat sebagai tempat penelitian karena ketika kasus tindak pidana pengrusakan tempat ibadah jama’ah Ahmadiyah oleh massa tersebut mencuat, dusun ketapang merupakan wilayah yang paling diekspos oleh media massa karena dianggap sebagai akar penyebaran aliran Ahmadiyah di wilayah Lombok Nusa Tenggara Barat. Sebagai sumber data, penulis menggunakan data hasil wawancara dan dokumentasi yang kemudian diolah oleh penulis dan dibahas berdasarkan teori- teori hukum. Dalam analisis data, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana penulis memberikan suatu gambaran tentang kenyataan yang ada untuk selanjutnya dianalisa guna menemukan penyelasaian yang akhirnya dapat ditarik kesimpulan dan dijadikan landasan dalam menberikan saran-saran dan pendapat dari penulis. Dari hasil penelitian penulis, ditemukan bahwa faktor penyebab terjadinya pengrusakan rumah ibadah jama’ah Ahmadiyah oleh massa tersebut berasal dari dalam individu (internal) berupa emosi, rendahnya mental, anomi, dan tingkat pendidikan individu ; serta faktor yang berasal dari luar individu (eksternal) berupa lingkungan yang memberi kesempatan akan timbulnya kejahatan, lingkungan pergaulan yang memberi contoh/tauladan, dan lingkungan pergaulan yang berbeda–beda (differential association). Sedangkan hambatan yang dialami oleh pihak Kepolisian dalam menghadapi tindak pidana pengrusakan rumah ibadah jama’ah Ahmadiyah oleh massa adalah adanya keterbatasan sehingga tidak dapat dilakukan penjagaan secara terus menerus, tidak bisa terlaksananya dialog terbuka antara pemuka Ahmadiyah dengan para tokoh Agama Islam, keluarnya SK Bupati No.35 tahun 2001 tertanggal 10 Juli 2001 yang merupakan sarana legalisasi pengusiran terhadap warga penganut paham Ahmadiyah, sikap keras aliran faham Ahmadiyah yang menolak bergabung dengan umat Islam, adanya pemahaman bahwa memberantas kemunkaran sekalipun dengan kekerasan / anarkis adalah merupakan tindakan legal, serta bagi Kepolisian tindakan tegas dalam mengatasi amuk massa tidak bisa dihindari.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 19 Jul 2012 04:15
Last Modified: 19 Jul 2012 04:15
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12512

Actions (login required)

View Item View Item