PENGARUH VARIETAS DAN KONSENTRASI NATRIUMCARBOXY METHYL CELLULOSE (Na-CMC) TERHADAP KUALITAS SIRUP SALAK (Salacca edulis)

TRI NURYATI, ENDAH (2006) PENGARUH VARIETAS DAN KONSENTRASI NATRIUMCARBOXY METHYL CELLULOSE (Na-CMC) TERHADAP KUALITAS SIRUP SALAK (Salacca edulis). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_VARIETAS_DAN_KONSENTRASI_NATRIUMCARBOXY_METHYL_CELLULOSE.pdf

Download (126kB) | Preview

Abstract

Salak (Sallaca edulis) merupakan salah satu jenis tanaman buah tropis asli Indonesia. Hal ini tercermin dari ragam varietas buah salak yang dapat dijumpai hampir disemua Propinsi di Indonesia. Varietas buah salak mempunyai rasa dan warna daging buah yang bervariasi. Varietas salak yang dipakai dalam penelitian yaitu varietas Pondoh, Bali dan Swaru yang merupakan varietas unggul Nasional. Salak mempunyai rasa yang khas yaitu rasa kelat yang disebabkan oleh senyawa tanin. Buah salak termasuk buah klimakterik dan mudah mengalami kerusakan. Untuk mengatasi kerusakan dan rasa kelat salah satunya dengan mengolah buah salak tersebut menjadi sirup salak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara varietas salak dan konsentrasi Na- CMC terhadap kualitas sirup salak, untuk mengetahui pengaruh varietas salak terhadap kualitas sirup salak, dan untuk mengetahui konsentrasi Na-CMC yang optimal terhadap kualitas sirup salak. Hipotesis penelitian yang diambil adalah diduga terjadi interaksi antara varietas salak dengan konsentrasi Na-CMC terhadap kualitas sirup salak, diduga adanya pengaruh beberapa varietas terhadap kualitas sirup salak, diduga adanya pengaruh konsentrasi Na-CMC terhadap kualitas sirup salak. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan Agustus sampai dengan Desember 2005. Rancangan yang dipakai adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dimana setiap faktor penelitian terdapat 3 level. Faktor I yaitu varietas salak (varietas Pondoh, Bali, Swaru) sedangkan faktor II adalah konsentrasi Na-CMC (konsentrasi 0%, 1%, 2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirup salak terjadi interaksi yang sangat nyata pada viskositas, dan intensitas warna kemerahan (a+). Varietas salak berpengaruh sangat nyata terhadap vitamin C, viskositas, gula reduksi, total asam, pH, tingkat kecerahan (L), tingkat kekuningan (b+), rasa dan kenampakan. Sedangkan konsentrasi Na-CMC berpengaruh sangat nyata terhadap vitamin C, viskositas, gula reduksi, total asam, pH, tingkat kecerahan (L), tingkat kemerahan (a+), tingkat kekuningan (b+), rasa dan kenampakan. Sirup salak yang terbaik dihasilkan dari perlakuan V1C1 (varietas Pondoh dengan konsentrasi Na-CMC 1%) dengan nilai tanin 0,55%, vitamin C 0,23mg, viskositas 1,50 dPas, gula reduksi 47,39%, total asam 1,05mg/ml, pH 3,94, tingkat kecerahan 27,37, tingkat kemerahan 3,43, tingkat kekuningan 9,70, rasa 3,00 (cenderung agak enak), warna 3,33 (cenderung agak menarik) dan kenampakan 3,53 (cenderung agak keruh).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 14 Jul 2012 05:15
Last Modified: 14 Jul 2012 05:15
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12074

Actions (login required)

View Item View Item