PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME EFEKTIF 4 (EM4) DAN DOSIS AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAHONI (Swietenia macrophylla King)

DIAN, KUSUMAWATI (2006) PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME EFEKTIF 4 (EM4) DAN DOSIS AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAHONI (Swietenia macrophylla King). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_KONSENTRASI_MIKROORGANISME_EFEKTIF_4.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Mikroorganisme Efektif 4 (EM4) dan dosis Azolla terhadap pertumbuhan bibit mahoni. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang dengan ketinggian 550 m dpl. Penelitian ini mulai bulan September sampai dengan bulan November 2005. Adapun peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter bibit, untuk luas daun, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman dapat dilakukan pada akhir pengamatan. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial terdiri dari dua faktor yaitu Faktor I : Konsentrasi larutan EM4 (A) terdiri dari 4 taraf yaitu A1 : 15 ml/l air, A2 : 20 ml/l air, A3 : 25 ml/l air, A4 : 30 ml/l air. Faktor II : Dosis Azolla (B) terdiri dari 4 taraf yaitu B1 : 10 gr/tanaman, B2 : 15 gr/tanaman , B3 : 20 gr/tanaman, B4 : 25 gr/tanaman. Hasil pengukuran terhadap peubah yang diamati di lakukan dengan analisis ragam, hasil analisis diuji dengan uji F dengan taraf 5% dan 1%, kemudian untuk membandingkan antara perlakuan satu dengan lainnya digunakan uji Duncan’s pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan konsentrasi Mikroorganisme Efektif 4 (EM4) dan dosis Azolla terhadap tinggi bibit pada umur 21 dan 28 hst, berat basah dan berat kering serta luas daun pada akhir pengamatan, sedangkan tinggi bibit pada umur pengamatan 35 hst sampai dengan 70 hst, diameter batang dan jumlah daun tidak terjadi interaksi. Perlakuan konsentrasi Mikroorganisme Efektif 4 (EM4) A4 30 ml/l air dan dosis Azolla B4 25 gr/tanaman cenderung menghasilkan nilai tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya. Hal ini dikarenakan konsentrasi dan dosis yang diberikan mampu meningkatkan pertumbuhan bibit tersebut secara optimal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Forestry
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 Jun 2012 04:58
Last Modified: 30 Jun 2012 04:58
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10475

Actions (login required)

View Item View Item