Jarak waktu antara dua tiupan sangkakala

Al-Hajjaj, Abul Husain Muslim (2011) Jarak waktu antara dua tiupan sangkakala. Hadits tentang Cobaan dan Tanda Kiamat (Sohih Muslim) (101).

[img] Text
Jarak_waktu_antara_dua_tiupan_sangkakala.doc - Published Version

Download (33kB)
[img]
Preview
Text
Jarak_waktu_antara_dua_tiupan_sangkakala.ps - Published Version

Download (245kB) | Preview

Abstract

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Jarak waktu antara dua tiupan sangkakala itu adalah empat puluh. Mereka bertanya: Wahai Abu Hurairah, apakah empat puluh hari? Ia menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: Empat puluh bulan? Ia menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: Empat puluh tahun? Ia menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Kemudian Rasulullah saw. bersabda lagi: Lalu Allah menurunkan hujan, sehingga mayat-mayat tumbuh (bangkit) seperti tumbuhnya tanaman sayuran. Tidak ada satu bagian tubuh manusia kecuali semua telah hancur selain satu tulang, yaitu tulang ekornya dan dari tulang itulah jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.5253)

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Hadits
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 20 Feb 2012 04:14
Last Modified: 20 Feb 2012 04:14
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/101

Actions (login required)

View Item View Item