Representasi Perempuan Dalam Stigma Sosial (Analisis Semiotika Pada Film “Dua Garis Biru”)

Putri, Aurelia Natasya Jelita (2026) Representasi Perempuan Dalam Stigma Sosial (Analisis Semiotika Pada Film “Dua Garis Biru”). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (268kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (385kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB) | Request a copy

Abstract

Stigma sosial terhadap perempuan dalam kasus kehamilan remaja masih sering ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Perempuan cenderung menerima tekanan, penilaian, dan konsekuensi sosial yang lebih besar dibandingkan laki-laki meskipun, keduanya terlibat dalam peristiwa yang sama. Fenomena tersebut direpresentasikan dalam film Dua Garis Biru karya Gina S. Noer melalui pengalaman tokoh Dara sebagai remaja yang mengalami kehamilan di usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi perempuan dalam stigma sosial yang ditampilkan dalam film Dua Garis Biru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang berfokus pada hubungan antara sign, object, dan interpretant. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan terhadap adegan, dialog, ekspresi, gestur, kostum, serta unsur visual yang berkaitan dengan pengalaman tokoh Dara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial terhadap perempuan direpresentasikan melalui penghakiman sosial, tekanan emosional, diskriminasi, pengucilan, serta pemberian beban moral yang lebih besar kepada perempuan. Tokoh Dara digambarkan sebagai pihak yang paling banyak menerima dampak sosial, psikologis, dan pendidikan akibat kehamilan remaja. Selain itu, film ini juga menampilkan konsekuensi kesehatan yang harus ditanggung perempuan, yaitu Dara mengalami pendarahan pasca persalinan yang mengharuskannya menjalani operasi pengangkatan rahim. Melalui berbagai tanda visual dan verbal, film Dua Garis Biru merepresentasikan adanya standar ganda gender yang menempatkan perempuan sebagai pihak yang lebih sering disalahkan dan menanggung konsekuensi yang lebih berat dibandingkan laki-laki dalam kasus kehamilan remaja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 202210040311108
Keywords: Representasi Perempuan, Stigma Sosial, Semiotika Charles Sanders Peirce, Film
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: 202210040311108 aurelianatasya18
Date Deposited: 23 Jul 2026 04:41
Last Modified: 23 Jul 2026 04:41
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32481

Actions (login required)

View Item
View Item