Fahryan, Welly Dwi (2026) ANALISIS OPINI NETIZEN PADA KOMENTAR INSTAGRAM TERKAIT BANJIR SUMATERA 2025 (Studi pada Akun Instagram Narasi Newsroom, Kompas, Detik, dan CNN Indonesia). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (2MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (257kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (236kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (310kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (846kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (136kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (451kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui topik, sentimen, dan emosi yang muncul dalam komentar netizen pada unggahan Instagram media pemberitaan terkait penanganan banjir Sumatera 2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya diskursus publik mengenai respons pemerintah dalam situasi krisis bencana, khususnya setelah munculnya polemik terkait tidak ditetapkannya banjir Sumatera 2025 sebagai bencana nasional. Instagram dipilih sebagai objek kajian karena kolom komentar pada platform ini menjadi ruang publik digital tempat masyarakat menyampaikan kritik, dukungan, solidaritas, serta evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis Computational Text Analysis (CTA). Data penelitian berupa 59.256 komentar Instagram yang dikumpulkan dari unggahan akun media pemberitaan terkait banjir Sumatera 2025 pada periode 27 November hingga 3 Desember 2025. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan preprocessing, word cloud, topic modelling menggunakan BERTopic, sentiment analysis, dan emotion analysis. Fokus analisis diarahkan untuk melihat bagaimana publik mengevaluasi respons pemerintah melalui pola percakapan, kecenderungan sentimen, dan ekspresi emosional yang berkembang di ruang digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa percakapan publik tidak hanya berfokus pada kondisi bencana, tetapi juga berkembang menjadi ruang evaluasi terhadap respons pemerintah. Hasil topic modelling memperlihatkan dominasi topik yang berkaitan dengan kritik, tuntutan pertanggungjawaban pejabat pemerintah, distribusi bantuan, kondisi daerah terdampak, isu kerusakan lingkungan, serta persepsi pencitraan pemerintah selama krisis. Sentimen negatif menjadi kecenderungan dominan dalam komentar publik, yang mencerminkan ketidakpuasan, kritik, dan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap penanganan krisis. Sementara itu, hasil emotion analysis menunjukkan bahwa respons publik tidak hanya bersifat rasional dan politis, tetapi juga dipengaruhi oleh emosi kolektif seperti kekecewaan, kemarahan, solidaritas, dan harapan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai ruang diskursus publik digital yang penting dalam pembentukan opini, ekspresi emosi, dan evaluasi masyarakat terhadap komunikasi krisis pemerintah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210040311380 |
| Keywords: | Komunikasi Krisis, Computational Text Analysis, Public Opinion, Sentiment Analysis, Topic Modelling. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > JK Political institutions (United States) |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201) |
| Depositing User: | 202210040311380 wellydwifahryan |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 10:17 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 10:17 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32128 |
