mezaluna, dhita (2026) HUBUNGAN DURASI LAMA BEKERJA DENGAN LOW BACK PAIN MYOGENIC (LBP) PADA PENJAHIT DI KONVEKSI SUMBER JAYA BUDI SENTOSA KOTA PASURUAN. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (345kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (428kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (209kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (416kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (318kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (330kB) | Request a copy
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (269kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Latar belakang: Low Back Pain (LBP) myogenic merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja penjahit konveksi akibat posisi duduk statis dalam waktu lama dengan postur membungkuk. Durasi kerja yang melebihi standar normal (>8 jam/hari) diduga dapat meningkatkan risiko keluhan LBP pada penjahit.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara durasi lama bekerja dengan Low Back Pain myogenic pada penjahit di Konveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Kota Pasuruan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel berjumlah 35 penjahit menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi untuk durasi kerja dan pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), serta pemeriksaan Straight Leg Raise (SLR) dan Bragard testuntuk mengidentifikasi LBP myogenic. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Kendall's tau.
Hasil: Hasil durasi kerja pada penelitian ini yaitu >8 jam, dan nilai rata-rata pada intensitas nyeri yaitu nyeri ringan (1-3) yang terdiri dari 17 responden. Penelitian menunjukkan nilai p-value = 0,458 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi (τ) = 0,112, mengindikasikan tidak terdapat hubungan signifikan antara durasi lama bekerja dengan Low Back Pain myogenic pada penjahit.
Kesimpulan: Durasi kerja tidak memiliki hubungan bermakna dengan keluhan LBP myogenic pada penjahit dikonveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Kota Pasuruan.
Prevalensi keluhan LBP yang tinggi (86%) dengan tingkat nyeri ringan hingga sedang kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor postur kerja, ergonomi tempat kerja, dan pola istirahat. Penting bagi pihak konveksi untuk menyediakan fasilitas ergonomis dan menerapkan sistem istirahat berkala guna mencegah progresivitas keluhan LBP pada pekerja penjahit.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210490311077 |
| Keywords: | Durasi Kerja, Ergonomi, Konveksi, Low Back Pain Myogenic, Penjahit |
| Subjects: | Q Science > QC Physics Q Science > QM Human anatomy |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Physiotherapy (11202) |
| Depositing User: | 202210490311077 dhitamezaluna044webmailcom |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07:56 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:56 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30883 |
