Febriyanti, Andini (2026) HUBUNGAN ANTARA STRES DENGAN GEJALA GERD PADA MAHASISWA KEPERAWATAN. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (271kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (316kB) | Preview
BAB III.pdf
Download (263kB) | Preview
BAB IV.pdf
Download (341kB) | Preview
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (231kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (209kB) | Request a copy
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (175kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus sehingga menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan nyeri ulu hati.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan gejala Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) pada mahasiswa keperawatan.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 256 mahasiswa keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan kriteria inklusi yaitu mahasiswa yang berstatus aktif dan Kriteria eksklusi mahasiswa yang sedang menjalani pengobatan GERD berdasarkan diagnosis tenaga medis atau memiliki riwayat penyakit saluran cerna kronis seperti gastritis berat, ulkus peptikum, atau penyakit radang usus. Tingkat stres diukur menggunakan Instrumen Student Life Stress Inventory (SSI), sedangkan gejala GERD diukur menggunakan Instrumen Gastroesophageal Reflux Disease Questionnaire (GERD-Q). Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi, dan analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank Correlation dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Uji Spearman menunjukkan nilai p = < 0,001 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,405 yang menunjukkan hubungan sedang dengan arah positif. Yang berarti semakin tinggi tingkat stres mahasiswa maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya gejala GERD pada mahasiswa keperawatan
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara stres dengan gejala GERD pada mahasiswa keperawatan. Semakin tinggi tingkat stres mahasiswa maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya gejala GERD.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210420311243 |
| Keywords: | Stres, GERD, Mahasiswa Keperawatan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Nursing (14201) |
| Depositing User: | 202210420311243 andinifebriyantii |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 03:11 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 03:11 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30712 |
