Utami, Mutiara Nur (2026) PENGARUH KOMUNIKASI DIALOGIS TERHADAP TINGKAT KESADARAN NETIZEN AKAN KESEHATAN MENTAL MELALUI PUBLIC ENGAGEMENT PADA AKUN JIEMI ARDIAN (STUDI PADA FOLLOWERS AKUN TIKTOK @JIEMIARDIAN). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN .pdf
Download (885kB) | Preview
BAB I .pdf
Download (241kB) | Preview
BAB II .pdf
Download (469kB) | Preview
BAB III .pdf
Restricted to Registered users only
Download (311kB) | Request a copy
BAB IV .pdf
Restricted to Registered users only
Download (328kB) | Request a copy
BAB V .pdf
Restricted to Registered users only
Download (171kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (365kB) | Request a copy
Abstract
Meningkatnya prevalensi gangguan kesehatan mental di kalangan remaja Indonesia menjadi latar belakang penelitian ini. Data survei I-NAMHS (2023) menunjukkan bahwa 1 dari 3 remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, sementara rasio psikiater terhadap penduduk masih sangat rendah, 0,058 per 10.000 penduduk yang artinya sekitar 6 psikiater untuk setiap 1 juta penduduk, jauh di bawah standar WHO (Kemenkes RI Bersama SATU SEHAT). Di tengah keterbatasan akses layanan, influencer kesehatan mental di TikTok hadir sebagai alternatif penyebaran edukasi yang interaktif dan mudah dijangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dialogis influencer @jiemiardian terhadap tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan mental dengan public engagement sebagai variabel mediasi, dengan mengintegrasikan Dialogic Communication Theory (Kent & Taylor, 2002), Uses and Gratifications Theory (Elihu Katz, Jay G. Blumler, dan Michael Gurevitch, 1973). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert 4 poin yang disebarkan kepada 105 responden followers aktif akun TikTok @jiemiardian, dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan pendekatan PROCESS melalui perangkat lunak JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dialogis berpengaruh positif dan signifikan terhadap public engagement (koefisien = 0,687; p < 0,001), public engagement berpengaruh signifikan terhadap mental health awareness (koefisien = 0,164; p = 0,012), dan komunikasi dialogis berpengaruh langsung dan paling dominan terhadap mental health awareness (koefisien = 0,799; p < 0,001). Public engagement terbukti berperan sebagai mediasi parsial (efek tidak langsung = 0,113; p = 0,018) dengan nilai R² = 0,651, yang berarti komunikasi dialogis tidak hanya meningkatkan kesadaran melalui keterlibatan aktif audiens, tetapi juga memiliki pengaruh langsung yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas konten yang informatif, relevan, dan kredibel dari influencer kesehatan mental lebih dominan dalam membentuk kesadaran masyarakat dibandingkan sekadar tingkat interaksi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210040311457 |
| Keywords: | Komunikasi Dialogis, Public Engagement, Mental Health Awareness, Influencer, TikTok |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201) |
| Depositing User: | 202210040311457 mutiaranurutami |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 07:23 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 07:23 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30392 |
