Aprilia, Diva (2029) HUBUNGAN RASA TAKUT TERHADAP RISIKO JATUH PADA PASIEN PASCA STROKE DI MATAHARI HOME CARE DAN KLINIK RINJANI MEDIKA. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (571kB) | Preview
BAB I.pdf
Download (433kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (788kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (364kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (450kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (819kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (444kB) | Request a copy
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (321kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (16MB) | Request a copy
POSTER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (18MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang : Stroke merupakan salah satu penyakit neurologis utama yang menyebabkan gangguan motorik, keseimbangan, dan fungsi psikologis, sehingga meningkatkan risiko jatuh pada pasien pasca stroke. Selain faktor fisik, rasa takut jatuh merupakan faktor psikologis yang berperan penting dalam meningkatkan risiko jatuh. Rasa takut jatuh dapat membatasi aktivitas pasien dan berdampak negatif terhadap proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa takut terhadap risiko jatuh pada pasien pasca stroke di Matahari Home Care dan Klinik Rinjani Medika. Tujuan : Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa takut terhadap risiko jatuh pada pasien pasca stroke di matahari home care dan klinik rinjani medika. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 50 pasien pasca stroke yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Rasa takut diukur menggunakan Falls Efficacy Scale–International (FES-I), sedangkan risiko jatuh diukur menggunakan Fall Risk Questionnaire (FRQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat rasa takut tinggi (48%) dan risiko jatuh pada kategori sedang hingga tinggi (78%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,001 (p<0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara rasa takut dan risiko jatuh pada pasien pasca stroke. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara rasa takut dan risiko jatuh pada pasien pasca stroke di matahari home care dan klinik rinjani medika. Semakin tinggi tingkat rasa takut, maka semakin tinggi risiko jatuh yang dialami pasien. Oleh karena itu, asesmen rasa takut perlu diintegrasikan dalam praktik fisioterapi sebagai upaya pencegahan risiko jatuh. Kata Kunci : stroke, rasa takut jatuh, risiko jatuh, pasien pasca stroke, fisioterapi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202210490311091 |
| Keywords: | stroke, fear of falling, fall risk, post-stroke patients, physiotherapy |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Physiotherapy (11202) |
| Depositing User: | 202210490311091 diva13aprilia |
| Date Deposited: | 29 May 2026 09:00 |
| Last Modified: | 30 May 2026 02:42 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/30280 |
