Hubungan Gerakan Repetitive Menunduk dengan Nyeri Leher pada Penjahit di Konveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Pasuruan

Rahima, Elsa Yashila (2026) Hubungan Gerakan Repetitive Menunduk dengan Nyeri Leher pada Penjahit di Konveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Pasuruan. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (652kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (656kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (583kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (806kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (699kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB VII.pdf] Text
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (585kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan gerakan repetitive menunduk dengan nyeri leher pada penjahit di Konveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Pasuruan. Desain: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Setting: penelitian ini dilaksanakan di Konveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Pasuruan yang berlokasi di Kota Pasuruan, Jawa Timur. Subjek: Penelitian ini melibatkan 33 responden penjahit berjenis kelamin perempuan berusia 18-55 tahun yang bekerja minimal 8 jam per hari. Intervensi: Gerakan repetitive menunduk diukur dengan menggunakan stopwatch, kamera handphone, dan software kinovea untuk menganalisis sudut menunduk dan durasi. Nyeri leher dinilai dengan menggunakan kuesioner Neck Disability Index (NDI). Lama penelitian: penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2025. Cara pengukuran: Variabel Independen (gerakan repetitive menunduk) diukur berdasarkan jam kerja, sudut menunduk, dan frekuensi. Variabel Dependen (nyeri leher) diukur dengan menggunakan kuesioner NDI dengan skala interval 0-20% (Minimal disability), 20-40% (Moderate disability), 40-60% (Severe disability), 80-100% (complete disability). Hasil penelitian: Mayoritas penjahit (76%) bekerja 11 jam per hari. Sebagian besar responden (58%) melakukan gerakan menunduk dengan sudut 35-45 derajat. Uji normalitas menunjukkan bahwa kelua variabel tidak berdistribusi normal (p<0,05). Uji korelasi Spearman mengungkapkan korelasi positif yang sangat kuat (r=0,885) dengan signifikansi statistik (p=0,000<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin sering geraka repetitive menunduk dilakukan, maka semakin tinggi tingkat nyeri leher yang dialami. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara gerakan repetitive menunduk dengan nyeri leher pada penjahit di Konveksi Sumber Jaya Budi Sentosa Pasuruan, dengan koefisien korelasi sanfat kuat (r=0,855, p=0,000).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 202210490311061
Keywords: Kata kunci: gerakan repetitive menunduk, nyeri leher, penjahit, neck disability index, gangguan muskuloskeletal.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Physiotherapy (11202)
Depositing User: 202210490311061 elsayashilarahima
Date Deposited: 19 Feb 2026 07:45
Last Modified: 19 Feb 2026 07:45
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27804

Actions (login required)

View Item
View Item