Harisandi, Ade Zafir (2025) STUDI BAURAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA MASYARAKAT MADURA DENGAN MASYARAKAT PROBOLINGGO DI DESA JREBENG WETAN. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
Pendahuluan.pdf
Download (3MB) | Preview
BAB 1.pdf
Download (186kB) | Preview
BAB 2.pdf
Download (416kB) | Preview
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (208kB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (331kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (324kB) | Request a copy
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (153kB) | Request a copy
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Bauran komunikasi antar budaya merupakan suatu proses interaksi yang terjadi antara dua kelompok masyarakat yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Di Desa Jrebeng Wetan, Kota Probolinggo, masyarakat Madura sebagai pendatang hidup berdampingan dengan masyarakat lokal Probolinggo yang memiliki budaya dan kebiasaan berbeda. Perbedaan ini terlihat dalam aspek bahasa, logat, cara berbicara, serta kebiasaan sosial yang mempengaruhi komunikasi mereka sehari-hari. Perbedaan tersebut terkadang dapat menyebabkan kesalahpahaman dalam komunikasi, namun juga memunculkan bentuk adaptasi dan toleransi antar kedua kelompok. Atas dasar tersebut penelitian ini dilakukan, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana proses bauran komunikasi antar budaya antara masyarakat Madura dan masyarakat Probolinggo di Desa Jrebeng Wetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif dan dasar penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam terhadap sembilan subjek penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan konsep analisis dari Robert K. Yin, yang terdiri dari tiga tahap analisis, yaitu penjodohan pola, pembangunan eksplanasi, dan analisis deret waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antar budaya antara masyarakat Madura dan masyarakat Probolinggo diwarnai dengan proses adaptasi, pemahaman lintas budaya, serta toleransi dalam kehidupan sosial. Bahasa, intonasi, dan stereotipe budaya menjadi faktor yang berpotensi menimbulkan hambatan dalam komunikasi. Namun melalui interaksi yang berkelanjutan, kedua kelompok mulai membentuk pemahaman bersama dan membangun hubungan sosial yang harmonis. Bauran komunikasi ini juga menjadi alat penting dalam menciptakan solidaritas dan integrasi sosial di tengah keberagaman budaya yang ada.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202010040311522 |
| Keywords: | Komunikasi antar budaya, masyarakat Madura, masyarakat Probolinggo, Desa Jrebeng Wetan, studi kasus. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201) |
| Depositing User: | 202010040311522 adezafirh |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 04:40 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 04:40 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24019 |
