EFEKTIVITAS PASAL 54 UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG CUKAI BERKAITAN DENGAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL (STUDI KASUS KANTOR BEA DAN CUKAI KOTA MALANG)

Prasetya, Rafli Yuda (2025) EFEKTIVITAS PASAL 54 UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG CUKAI BERKAITAN DENGAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL (STUDI KASUS KANTOR BEA DAN CUKAI KOTA MALANG). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (443kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (427kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (559kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana efektivitas penegakan peredaran rokok ilegal di Kota Malang. Meningkatnya peredaran rokok ilegal di Kota Malang menjadi masalah dalam efektifnya penegakan peredaran di Kawasan Kota Malang, Yang sering dianggap memiliki resiko Hukum yang lebih ringan. Hal ini menimbulkan peredaran rokok yang meningkat dalam setiap tahunya.tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penegakan peredaran rokok ilegal di Kota Malang yang dilakukan di kantor Bea Dan Cukai Kota Malang serta mengidentifikasi kendala kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah yuridis sosiologis merupakan mencermati Hukum yang didasarkan pada ketentuan-ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan dikaitkan dengan teori Hukum dan dengan melihat kenyataan (das sollen) yang ada dalam masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak Bea Dan Cukai Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan peredaran rokok ilegal masih kurang efektif dikarenakan 14.272.640 batang rokok ilegal di tahun 2021, 14.690.644 batang rokok ilegal pada tahun 2022, 18.426.112 batang rokok ilegal pada tahun 2023, 20.762.414 batang rokok ilegal pada tahun 2024 dan pada tahun 2025 pihak Bea Dan Cukai juga masih menyita 283.480 batang dengan perkiraan nilai barang sekitar Rp.421 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp211 juta lebih. Peredaran rokok ilegal masih terus marak di setiap taunya dan semakin meingkat di setiap tahunnya. Faktor yang mempengaruhi dalam penegakan peredaran rokok ilegal di Kota Malang ialah Faktor Hukum itu sendiri, Faktor penegak Hukum yang kurang mengkoordinasi dan sinergi antar instansi, Faktor Masyarakat Minimnya pemahaman masyarakat terhadap peredaran rokok ilegal, Faktor budaya yang mempengaruhi penegakan Hukum adalah faktor yang menghambat dalam meminimalisir peredaran rokok ilegal di Kota Malang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi terhadap regulasi sanksi pidana kepada pengedar, serta memberikan edukasi kepada masyarakat yang merata agar feham akan pentingnya bahaya rokok ilegal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords: Efektvitas, Rokok Ilegal, Bea Cukai Kota Malang
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Directorate of Postgraduate Programs > Master of Law (74101)
Depositing User: 201910110311461 rafliyudaprasetya
Date Deposited: 30 Jul 2025 05:36
Last Modified: 30 Jul 2025 05:55
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/20774

Actions (login required)

View Item
View Item