Analisis Perbandingan Tarif Angkutan Umum Mikrolet Dengan Wira - Wiri Berdasarkan BOK, ATP, Dan WTP (Studi Kasus Kota Surabaya Trayek Benowo – Banyuurip – Tunjungan)

Pamungkas, Surya Adi (2025) Analisis Perbandingan Tarif Angkutan Umum Mikrolet Dengan Wira - Wiri Berdasarkan BOK, ATP, Dan WTP (Studi Kasus Kota Surabaya Trayek Benowo – Banyuurip – Tunjungan). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf.pdf

Download (682kB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf.pdf

Download (257kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf.pdf

Download (346kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of POSTER.pdf.pdf] Text
POSTER.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB) | Request a copy

Abstract

Surabaya adalah salah satu kota metropolitan yang menjadi pusat aktivitas bisnis dan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya. Tingginya mobilitas penduduk membuat jumlah kendaraan pribadi semakin meningkat. Namun, di sisi lain, semakin banyak warga yang mulai beralih menggunakan transportasi umum untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Sayangnya, jumlah armada dan waktu tempuh angkutan umum masih belum optimal, sehingga menyebabkan kepadatan penumpang di terminal maupun sepanjang jalur trayek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah tarif yang diterapkan pada angkutan umum seperti Wira-Wiri dan Mikrolet sudah sesuai, serta bagaimana respons penumpang terhadap fasilitas dan kenyamanan yang diberikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pedoman Direktur Jenderal Perhubungan Darat (SK Nomor 687/AJ.206/DRJD/2002) untuk menghitung Biaya Operasional Kendaraan (BOK), serta pendekatan Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) menurut Tamin dkk. (1999). Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas maksimum tarif yang wajar bagi penumpang adalah sekitar 10% di atas Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Jika tarif yang berlaku saat ini ternyata lebih tinggi dari ATP dan WTP, maka diperlukan penyesuaian harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Sebaliknya, jika tarifnya masih lebih rendah, maka ada ruang untuk penyesuaian ke atas. Namun, jika tarif saat ini sudah seimbang dengan BOK, maka tidak perlu ada perubahan signifikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Student ID: 201810340311021
Keywords: Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Kemampuan Membayar (ATP), Kemauan Membayar (WTP)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering (22201)
Depositing User: 201810340311021 201810340311021
Date Deposited: 12 Jun 2025 11:57
Last Modified: 12 Jun 2025 11:57
URI: https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/18588

Actions (login required)

View Item
View Item