Mutamainnah, Khairunnisa AL (2025) Hubungan Antara Kemampuan Keseimbangan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Stroke. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN .pdf
Download (1MB) | Preview
BAB I.pdf
Download (221kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (68kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (51kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (165kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (175kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (121kB) | Request a copy
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (86kB) | Request a copy
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang : Penelitian ini berfokus pada hubungan antara kemampuan keseimbangan dan kualitas hidup pada pasien stroke. Pasien stroke sering mengalami gangguan keseimbangan akibat efek jangka panjang dari kerusakan neurologis, yang dapat mengurangi kualitas hidup mereka. Menurut laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada tahun 2024, gangguan keseimbangan dapat meningkatkan risiko jatuh dan membatasi aktivitas sehari-hari, sehingga penting untuk menganalisis hubungannya dengan kualitas hidup.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan keseimbangan terhadap kualitas hidup pasien stroke.
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 99 responden yang merupakan pasien stroke berusia ≥ 50 tahun, yang tidak mengalami gangguan kognitif dan mampu melakukan mobilisasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat ukur keseimbangan serta kuesioner kualitas hidup, serta dianalisis menggunakan uji korelasi Spearmens’rho untuk menentukan hubungan antara variabel.
Hasil : Mayoritas responden dalam penelitian ini berjenis kelamin perempuan (61,6%) dengan rentang usia terbanyak 75-90 tahun (55,56%) dan sebagian besar memiliki berat badan normal (53,54%). Rata-rata hasil Time Up and Go Test (TUG) selama 52,45 detik, sedangkan rata-rata skor kualitas hidup SF-36 sebesar 88,03. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi tidak normal (p < 0,05), sehingga analisis menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil uji menunjukkan adanya hubungan negatif sedang antara kemampuan keseimbangan dan kualitas hidup dengan nilai koefisien korelasi -0,413.
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan dengan korelasi negatif antara kemampuan keseimbangan dan kualitas hidup pada pasien stroke. Semakin rendah nilai TUG, semakin tinggi nilai kualitas hidup yang dirasakan oleh pasien.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202110490311012 |
| Keywords: | kemampuan keseimbangan, kualitas hidup, pasien stroke, rehabilitasi, fisoterapi. |
| Subjects: | Q Science > QM Human anatomy |
| Divisions: | Faculty of Health Science > Department of Physiotherapy (11202) |
| Depositing User: | 202110490311012 knissastudymail |
| Date Deposited: | 20 May 2025 07:11 |
| Last Modified: | 20 May 2025 07:11 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/17932 |
