Putri, Ardina Dwi Yulia (2025) PEMOSISIAN PESERTA DIDIK DALAM PENYELESAIAN MASALAH POLA GAMBAR BERDASARKAN ADVERSITY QUOTIENT KELAS IV DI SD MUHAMMADIYAH 9 PANGLIMA SUDIRMAN KOTA MALANG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (2MB) | Preview
BAB I .pdf
Download (473kB) | Preview
BAB II .pdf
Download (722kB) | Preview
BAB III .pdf
Restricted to Registered users only
Download (398kB) | Request a copy
BAB IV .pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (441kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Pemosisian merupakan proses seseorang menempatkan dirinya
dalam peran tertentu pada interaksi sosial, secara aktif maupun pasif selama
pembelajaran, terutama dalam diskusi kelompok. Adversity quotient adalah
kemampuan seseorang untuk menghadapi dan mengatasi masalah atau
tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemosisian
peserta didik dalam penyelesaian masalah pola gambar berdasarkan
adversity quotient pada peserta didik kelas IV di SD Muhammadiyah 9
Panglima Sudirman.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif, yang memerlukan pengamatan terhadap pemosisian peserta didik
dalam penyelesaian masalah yang didasarkan adversity quotient. Peneliian
ini dilakukan di SD Muhammadiyah 9 Panglima Sudirman Kota Malang.
Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui angket, tes tulis,
wawancara dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini melaui tiga
tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi
teknik.
Pemosisian peserta didik berdasarkan adversity quotient diperoleh
data (1) Peserta didik tipe climber menempati posisi sebagai ahli dengan
indikator yaitu peserta didik mendapatkan pertanyaan dari peserta didik
lain, berwenang dalam memutuskan pekerjaan, memberikan informasi
terkait materi (2) Peserta didik tipe camper menempati posisi sebagai
fasilitator dengan indikator yaitu peserta didik mengorganisasikan dalam
proses diskusi, menumbuhkan partisipasi, dan ikut berdiskusi secara
langsung (3) Peserta didik tipe camper menempati posisi sebagai pemula
dengan indikator yaitu tidak aktif pada saat diskusi, memberikan respon
tidak sesuai permintaan, dan diperintah oleh peserta didik lain (4) Peserta
didik DNS tipe quitter menempati posisi sebagai fasilitator dengan indikator
yaitu mengorganisasikan seluruh diskusi, menumbuhkan partisipasi
berdiskusi. Temuan ini mengungkap adanya kesesuaian dan kontradiksi
antara karakteristik adversity quotient dengan pemosisian peserta didik.
Implikasi untuk penelitian ini guru dapat mengetahui pemosisian peserta
didik sehingga guru dapat memfasilitasi untuk belajar bersama secara
diskusi untuk saling kolaborasi, belajara dengan lingkungannya, saing
berinteraksi agar peserta didik lebih berkembang. Rekomendasi untuk
penelitian di masa depan yaitu disarankan untuk melanjutkan penelitian ini
dengan mengalisis kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah
pada tahapan polya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Student ID: | 202110430311047 |
| Keywords: | Pemosisian, Penyelesaian Masalah, Adversity Quotient |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | Faculty of Teacher Training and Education > Department of Elementary Teacher Education (86206) |
| Depositing User: | 202110430311047 202110430311047 |
| Date Deposited: | 24 Apr 2025 04:30 |
| Last Modified: | 24 Apr 2025 04:30 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/16802 |
