Rahayu, Erni Mukti and Ma'ruf, Farid and Syarifuddin, Amir (2023) PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN EKSTRAK DAUN PINUS SEBAGAI PENGENDALIAN PERTUMBUHAN SEMAI TANAMAN Acacia nilotica (L.) Willd. TAMAN NASIONAL BALURAN. JURNAL HUTAN LESTARI, 11 (2). pp. 301-315. ISSN 2776-1754
Rahayu, Ma'ruf, Syarifuddin - Willd, Daun Pinus, Invasif, Statistik.pdf
Download (601kB) | Preview
Similarity - Rahayu, Ma'ruf, Syarifuddin - Willd, Daun Pinus, Invasif, Statistik.pdf
Download (332kB) | Preview
Abstract
Acacia nilotica termasuk kedalam tanaman yang dapat tumbuh dengan baik pada kondisi habitat tertentu dan tidak memerlukan syarat tumbuh yang kompleks. Kondisi tersebut menyebabkan A. nilotica (L.) Willd. akan tumbuh tak terkendali dan dapat merusak ekosistem yang ada sehingga diperlukannya suatu tindakan, salah satunya dengan menggunakan senyawa alelopati. Beberapa tanaman yang mengandung senyawa alelopati yang dapat menghambat dan mengganggu pertumbuhan tumbuhan lain. Alelopati tersusun atas senyawa vitexin, isovitexin dan Cglucosylflavonoid. Ketiganya termasuk dalam kelompok flavonoid yang merupakan golongan senyawa fenol. Senyawa alelopati yang terkandung tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi penyebaran A. nilotica (L.) Willd. Daun pinus yang digunakan diharapkan memiliki kandungan senyawa alelopati, untuk menghambat pertumbuhan dari A. nilotica. (L.) Willd. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, pertama konsentrasi ekstrak daun pinus dan kedua frekuensi pemberian. Analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan analisis ragam, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian ekstrak daun pinus menunjukkan adanya interaksi serta pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai tanaman invasif A. nilotica (L.) Willd. Konsentrasi larutan dan frekunsi pemberian yang paling Dampaktif mematikan A. nilotica (L.) Willd adalah konsentrasi 750 ppm dengan frekuensi pemberian 3 hari sekali. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disarankan untuk menggunakan konsentrasi larutan yang lebih tenggi serta frekuensi pemberian ekstrak yang lebih tinggi atau sering agar dapat lebih cepat dalam memberikan dampak.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords: | Acacia nilotica (L.) Willd, Daun Pinus, Invasif, Statistik |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions: | Faculty of Agriculture and Animal Science > Department of Forestry (54251) |
| Depositing User: | ernimukti15 Erni Mukti Rahayu, S.Hut., M.Ling |
| Date Deposited: | 06 Mar 2025 08:05 |
| Last Modified: | 06 Mar 2025 08:05 |
| URI: | https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/15944 |
