PENGARUH PEMUPUKAN DAN PENGAPURAN TERHADAP KERAGAAN VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) TOLERAN LAHAN KERING MASAM

WIDYAWATI, ERI (2007) PENGARUH PEMUPUKAN DAN PENGAPURAN TERHADAP KERAGAAN VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) TOLERAN LAHAN KERING MASAM. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PEMUPUKAN_DAN_PENGAPURAN.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Pengapuran dapat meningkatkan kalsium (Ca) dan pH tanah melalui hidrolisis asam lemah. Kalsit dan dolomit merupakan bahan yang banyak digunakan, karena relatif murah dan mudah didapat. Bahan tersebut selain dapat memperbaiki sifat fisik tanah juga tidak dapat meninggalkan residu yang merugikan dalam tanah. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi produksi kedelai, diantaranya adalah kesuburan tanah. Tingkat kesuburan tanah yang rendah dapat diperbaiki menggunakan pupuk organik maupun anorganik pada tanah yang bereaksi masam. Penggunaan spesies atau kultivar tanaman yang toleran terhadap kemasaman tanah yang tinggi merupakan usaha yang peling baik dalam mengatasi tanah masam. Hal itu bukan hanya mengurangi penggunaan input amelioran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komponen pengapuran, pemupukan dan penggunaan Varietas toleran yang efisien, untuk meningkatkan produktifitas kedelai dilahan kering masam. Rancanagan yang digunakan adalah rancangan split plot dengan dua faktor dan empat ulanagan. Petak utama adalah tiga varietas kedelai yaitu: V1 = Tanggamus, V2 = Sibayak, V3 = Wilis. Anak petak adalah kombinasi pengapuran menggunakan dolomit dengan pemberian pupuk P dan K Hasil penelitian menunjukkan pemberian kapur tidak terbukti dapat meningkatkan hasil dari tinggi tanaman, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, berat kering biji, berat kering brangkasan, dan berat kering akar. Sedangkan pemberian pupuk K dan P dapat meningkatkan hasil dari tinggi tanaman, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, berat kering biji, berat kering brangkasan dan berat kering akar. Hasil yang palig baik adalah kombinasi perlakuan dosis kapur 0 kg CaO/ha + 144 kg P2O5/ha + 45 kg K2O/ha, dosis kapur 518 kg CaO/ha + 72 kg P2O5/ha + 45 kg K2O/ha, dan dosis kapur 518 kg CaO/ha + 144 kg P2O5/ha + 45 kg K2O/ha.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jun 2012 04:42
Last Modified: 18 Jun 2012 04:42
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8317

Actions (login required)

View Item View Item