UJI EFEKTIVITAS DOSIS FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN KARBON TETRAKLORIDAN (CCL4)”

INDRI WULANDARI, YENI (2007) UJI EFEKTIVITAS DOSIS FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN KARBON TETRAKLORIDAN (CCL4)”. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
UJI_EFEKTIVITAS_DOSIS_FILTRAT_DAUN_JAMBU_BIJI.pdf

Download (131kB) | Preview

Abstract

Hati merupakan alat tubuh sekaligus kelenjar yang paling besar dan merupakan pusat dari metabolisme tubuh. Jika hati mengalami kerusakan, maka banyak sistem metabolisme dalam tubuh yang terganggu. Kerusakan hati banyak penyebabnya, diantaranya karena bahan kimia seperti CCl4, yang berkerja melalui metabolit reaktifnya (radikal bebas). Filtrat Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) merupakan tumbuhan yang mengandung quercetin, yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan antihepatoksik, yang berfungsi untuk menangkap dan mencegah terjadinya reaksi berantai dari serangan radikal bebas karbon tetraklorida. Sedangkan untuk mengetahui adanya kelainan hati dapat dilihat dari kadar bilirubin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian filtrat daun jambu biji (Psidium guajava L) terhadap kadar bilirubin total serum pada tikus putih (Ratus norvegicus) yang diinduksi dengan karbon tetraklorida (CCl4). Jenis penelitian ini adalah eksperimen sungguhan, populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih jantan, jumlah sampel yang digunakan adalah 25 ekor yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling (sederhana). Variabel penelitian yaitu variabel bebasnya yaitu dosis filtrat daun jambu biji, variabel tergantungnya yaitu kadar bilirubin pada tikus putih, dan variabel kontrolnya yaitu kelamin tikus jantan, umur tikus, makanan, minuman, dosis CCl4, kandang dan perawatan. Analisis kadar bilirubin dengan metode Jendrassik & Grof. Teknik analisis kadar bilirubin yang digunakan adalah analisis varian satu faktor yang dilanjutkan dengan Uji BNT 1%. Berdasarkan hasil analisis varian satu faktor diperoleh hasil bahwa F hitung > F tabel, pada signifikan 0,01 menunjukkan ada pengaruh berbagai dosis filtrat terhadap kadar bilirubin pada tikus putih (Rattus novergicus) yang diinduksi dengan karbon tetraklorida (CCl4). Dari hasil uji BNT 1% dosis yang efektif adalah dosis 3 ml / 175 gBB/ hari yang dapat menghambat kenaikan kadar bilirubin yang ditunjukan dengan nilai rata-rata yang berbeda dengan perlakuan lainnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 12 Jun 2012 02:59
Last Modified: 12 Jun 2012 02:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/7208

Actions (login required)

View Item View Item