TINJAUAN KRIMINOLOGIS TENTANG PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN TEPUNG DAGING DAN PENANGGULANGANNYA(Studi Kasus di Kantor Bea Cukai Surabaya)

Happy n, Happy (2007) TINJAUAN KRIMINOLOGIS TENTANG PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN TEPUNG DAGING DAN PENANGGULANGANNYA(Studi Kasus di Kantor Bea Cukai Surabaya). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
TINJAUAN_KRIMINOLOGIS_TENTANG__PENYEBAB_TERJADINYATINDAK_PIDANA_PENYELUNDUPAN.pdf

Download (204kB) | Preview

Abstract

Tindak pidana penyelundupan merupakan fenomena yang marak terjadi dan karena hubungannya erat dengan instansi yang bertanggung jawab atas ekspor impor, maka Direktorat Jenderal Bea Cukai merupakan instansi yang dianggap bertanggung jawab atas meningkatnya tindak pidana jenis ini. Salah satu kasus penyelundupan yang terjadi adalah tindak penyelundupan tepung daging dari Spanyol yang ditengarai mengandung Bovine Spongform Enchephalopathy (BSE) atau penyakit sapi gila. Penyelundupan tepung daging tersebut membahayakan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya. Disini, penulis tertarik untuk mengkaji tentang berbagai faktor penyebab tindak pidana penyelundupan serta upaya penanggulangannya dari perspektif kriminologis, yang mana kriminologi merupakan ilmu yang bertujuan mencari akar penyebab tindak kejahatan. Disini penulis bertujuan mengungkap modus operandi tindak pidana penyelundupan tepung daging, faktor-faktor penyebab tindak pidana penyelundupan tepung daging tersebut, serta hambatan-hambatan yang dialami pihak Bea Cukai dan kepolisian dalam upaya penanggulangan tindak pidana tersebut. Dalam penulisan hukum ini metode pendekatan yang digunakan adalah kriminologis, yaitu dalam menjawab permasalahan digunakan sudut pandang latar belakang timbulnya kejahatan, dalam hal ini berkaitan dengan tindak pidana penyelundupan tepung daging. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik interview dan studi kepustakaan. Sedangkan dalam analisis data, penulis menggunakan analisis deskriptif kulitatif, yaitu dengan menggabungkan semua data yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan serta segala informasi yang diperoleh dari informan serta literatur-literatur yang ada, kemudian dilakukan analisa berdasarkan penafsiran-penafsiran yuridis guna menjawab permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian penulis, modus operandi penyelundupan tepung daging yaitu dengan cara memalsukan dokumen pengiriman barang,dan juga faktorfaktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindak pidana penyelundupan antara lain adalah : (a) mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan menghindari bea atau pajak ; (b) adanya pembebanan pajak yang sangat memberatkan bagi pengusaha ; (c) lemahnya peraturan Pemerintah yang mengatur tentang tata laksana ekspor – import. Sedangkan hambatan dalam penanggulangan tindak pidana penyelundupan tepung daging di Bea Cukai Surabaya adalah antara lain adalah : (a) Dokumen pengiriman dipalsukan sehingga pihak Bea Cukai maupun Kepolisian kesulitan dalam mengungkap pihak pengimpor dari Indonesia ; (b) Keterbatasan aparat dalam menangani tindak pidana penyelundupan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 08 Jun 2012 03:31
Last Modified: 08 Jun 2012 03:31
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6780

Actions (login required)

View Item View Item