UPAYA POLRI DALAM MENANGGULANGI PERKELAHIAN ANTARA ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATAI DENGAN PAGAR NUSA

BRAMASTYA, RISNU (2006) UPAYA POLRI DALAM MENANGGULANGI PERKELAHIAN ANTARA ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATAI DENGAN PAGAR NUSA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
UPAYA_POLRI_DALAM_MENANGGULANGI_PERKELAHIAN.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui sejauh mana upaya Polri dalam menanggulangi perkelahian antar organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai dan Pagar Nusa. Melihat kondisi tindak pidana perkelahian yang sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat, maka dapat dikatakan bahwa upaya Polri dalam menangglangi terjadinya tindak perkelahian sangat dibutuhkan. Karena keberadaan organisasi pencak silat tersebut mempunyai arti yang sangat penting dan salah satunya manfaat dibidang itu adalah mengajarkan seni bela diri khas bangsa Indonesia dan untuk mempelajari cara membela diri dari orang yang punya niatan buruk serta untuk menciptakan atlit-atlit baru dalam bidang seni bela diri. Tindak pidana perkelahian secara terminologis adalah suatu perbuatan saling adu fisik atau tinju-meninju. Sedangkan perkelahian berasal dari kata kelahi yang mempunyai arti saling melukai atau mencederai fisik orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya perkelahian antar organisasi pencak silat dalam hal ini Persaudaraan Setia Hati Teratai dan Pagar Nusa dan upaya-upaya yang dilakukan pihak Polres Nganjuk dalam menanggulangi tindak pidana perkelahian yang sering kali terjadi. Metode yang digunakan oleh penulis dalam kajian ini adalah metode yuridis empiris yang bersifat normatif, sehingga data yang diperoleh adalah data yang berdasar pada peraturan yang berlaku serta dengan melihat dari segi kenyataan yang ada dimasyarakat. Melalui penelitian yang mendalam dan sangat teliti, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa upaya yang dilakukan pihak Polisi dalam menanggulangi tindak perkelahian ini adalah usaha yang semaksimal mungkin dan factor yang menyebabkan terjadinya perkelahian adalah kurang kesadaran dari anggota organisasi akan arti dari mempelajari bela diri serta rasa solidaritas yang tidak tepat dan dendam, dan kendala yang dihadapi oleh polisi dalam menanggulangi perkelahian ini adalah kurangnya personil, masyarakat yang bersifat tertutup dan tajut dalam memberikan informasi tentang adanya perkelahian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya perkelahian adalah rasa ingin menonjolkan jati diri agar dipandang menjadi yang terbaik, rasa solidaritas yang tidak pada tempatnya dan juga masalah dendam. Dengan demikian penulis berharap bahwa hasil dari kajian ini dapat dipergunakan sebagai acuan bagi penilitian dan diharapkan pula dapat dijadikan sebagai wacana serta sumbang saran dunia keilmuan khususnya ilmu hukum.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 05 Jun 2012 03:33
Last Modified: 05 Jun 2012 03:33
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6586

Actions (login required)

View Item View Item