IMPLEMENTASI TAHAP-TAHAP VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI DI SMP

ANDRIYANI, RULI (2006) IMPLEMENTASI TAHAP-TAHAP VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI DI SMP. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
IMPLEMENTASI_TAHA1.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Matematika dipelajari dihampir setiap jenjang pendidikan, dan geometri adalah materi pelajaran yang juga tercakup didalamnya. Geometri diajarkan disetiap jenjang pendidikan karena kegunaannya, yaitu untuk meningkatkan berpikir logik dan kemampuan membuat generalisasi secara benar, agar dapat memahami aritmatika, aljabar, kalkulus dan lain-lain. Melihat pentingnya kegunaan geometri, maka pembelajaran geometri yang tepat sangat diperlukan. Akan tetapi pembelajaran geometri masih banyak mengalami problema, seperti dalam penelitian Herawati (1994:10) yang melaporkan bahwa prestasi siswa dalam matematika yang paling rendah adalah dari geometri. Kurangnya pemahaman siswa pada konsep geometri diduga karena pembelajaran geometri cenderung berorientasi pada guru dan pencapaian materi, dan tidak mempertimbangkan tingkat perkembangan konsep geometri siswa dan proses pembelajarannya juga terkesan lebih banyak mentransfer pengetahuan dari pikiran guru ke pikiran siswa, dan belum ditekankan pada pemahaman. Sehingga perlu adanya upaya yang terus menerus dalam hal perbaikan-perbaikan, dalam upaya meningkatkan proses pembelajaran tentang geometri. Salah satu upaya itu adalah pembelajaran teori tentang model berpikir geometri yang dikembangkan oleh Piere van Hiele dan Dina van Hiele-Geldof. Menurut teori van Hiele, berpikir seseorang dalam konteks geometri melalui 5 tahap perkembangan, yaitu: (1) tahap 0 (visualisasi); (2) tahap 1 (analisis); (3) tahap 2 (deduksi informal); (4) tahap 3 (deduksi); dan (5) tahap 4 (rigor). Karena penelitian ini diterapkan pada siswa SMP maka implementasinya dimulai dari tahap 0 sampai tahap 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi tahap-tahap van Hiele pada pembelajaran geometri di SMP, dan mendeskripsikan ketuntasan belajar siswa, dengan pokok bahasan segitiga Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Yang menjadi subyek penelitian ini adalah implementasi tahap-tahap van Hiele pada pembelajaran geometri di SMP, sedangkan yang menjadi obyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIE di SMPN 2 Batu. Teknik pengumpulan data dilakukan pada tanggal 5 Mei - 2 Juni 2006. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif antara lain dilakukan pada kegiatan pembelajaran, observasi, dan catatan lapangan. Apabila data telah terkumpul, lalu diklasifikasikan menjadi data kualitatif untuk memperoleh kesimpulan. Untuk ketuntasan belajar,dengan tes akhir yang telah diikuti oleh 47 siswa diperoleh prosentase ketuntasan belajar sebesar 70,21% yang artinya bahwa telah mencapai ketuntasan klasikal atau sesuai dengan kriteria yang telah 65%, sedangkan ketuntasan individu ditentukan yaitu telah mencapai belum tercapai karena nilai tes akhir yang dicapai masih ada yang dibawah kriteria yaitu nilainya ada yang kurang dari 65.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 May 2012 02:33
Last Modified: 30 May 2012 02:33
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6128

Actions (login required)

View Item View Item