Kepemimpinan dalam Islam: Kajian Tafsir Al-Qur’an

Ilyas, Yunahar (2009) Kepemimpinan dalam Islam: Kajian Tafsir Al-Qur’an. Muhammadiyah Articles (13703).

[img]
Preview
Text
Kepemimpinan_dalam_Islam.ps - Published Version

Download (340kB) | Preview

Abstract

KARENA ini adalah kajian tafsir, maka akan saya mulai dengan nash-nash Al-Qur’an, mulai dari surat Al-Baqarah ayat 257: “Allah pemimpin orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang yang kafir, pemimpin-pemimpinnya ialah thaghut, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” Yang dimaksudkan dengan kegelapan adalah kekufuran, kemaksiatan, kefasikan, atau dengan istilah baru masa kini adalah bermacam-macam isme, ideologi yang masuk kategori gelap. Al-Qur’an menyimbolkan yang sesat, yang salah, dengan kata gelap atau zhulm, bentuk jamaknya zhulumât. Lawan atau kebalikannya adalah an-Nûr yaitu cahaya, maksudnya Iman, Islam, Tauhid yang merupakan lawan dari keseluruhan kegelapan tersebut. Allah SWT memimpinkan dari keadaan kufur kepada iman, dari keadaan musyrik kepada tauhid, dari fasik kepada taat, dan seterusnya.

Item Type: Article
Subjects: A General Works > UMM News Archive
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 24 May 2012 03:45
Last Modified: 24 May 2012 03:45
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5832

Actions (login required)

View Item View Item