PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) YANG DIHADAPI GURU MATEMATIKA (di SMPN 2 BANYUGLUGUR)

DESIANI, RENY (2007) PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) YANG DIHADAPI GURU MATEMATIKA (di SMPN 2 BANYUGLUGUR). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PROBLEMATIKA_PEMBELAJARAN_MATEMATIKA_BERDASARKAN_KURIKULUM_BERBASIS_KOMPETENSI.pdf

Download (68kB) | Preview

Abstract

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus-menerus dilakukan, agar mampu menciptakan pendidikan yang berkualitas. Upaya tersebut antra lain dengan adanya perubahan kurikulum dari kurikulum 1994 menjadi kurikulum 2004 atau yang disebut Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Terdapat perbedaan mendasar antara kurikulum 1994 dengan kurikulum 2004 yaitu kurikulum 1994 dikembangkan dengan pendekatan content based sedangkan kurikulum 2004 dikembangkan dengan berbasis kompetensi (competency based curriculum). Sebagai kurikulum baru, Kurikulum Berbasis Kompetensi akan menghadapi berbagai masalah dan tantangan dalam implementasinya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika yang dihadapi guru pada tahap perencanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, karena menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan. Sumber data penelitian diperoleh dari hasil wawancara denagn guru mata pelajaran matematika di SMP Negeri 2 Banyuglugur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Banyuglugur – Situbondo. Teknik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penyusunan silabus guru matematika di SMPN 2 Banyuglugur mengalami problem dalam menjabarkan kompetensi dasar, menentukan alokasi waktu, menentukan kegiatan pembelajaran, dan menentukan sumber/bahan/alat belajar. Selanjutnya dalam penyusunan silabus, tidak mengalami kesulitan dalam hal menjabarkan indikator ke dalam instrumen penilaian dan menjabarkan materi pokok karena hanya menyesuaikan dengan kompetensi dasar, indikator dan pengalaman belajar. Sedangkan dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran guru mengalami problem dalam hal: mencantumkan metode pembelajaran, mencantumkan langkah-langkah pembelajaran, sumber belajar dan penilaian. Selanjutnya dalam menyusun RPP tidak mengalami kesulitan dalam mencantumkan tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran karena dikembangkan dari kompetensi dasar, indikator dan pengalaman belajar pada silabus.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 08 May 2012 08:35
Last Modified: 08 May 2012 08:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4746

Actions (login required)

View Item View Item