ANALISIS YURIDIS KETENTUAN ABORSI DALAMRANCANGAN KUHP BARU

CITRA RAMADHANI, ARIELLA (2007) ANALISIS YURIDIS KETENTUAN ABORSI DALAMRANCANGAN KUHP BARU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Analisis_Yuridis_Ketentuan_Aborsi_Dalamrancangan_Kuhp_Baru.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Pembahasan dalam tugas akhir/skripsi membahas mengenai aborsi yang ditinjau dalam RUU KUHP baru. Dalam tugas akhir ini mengangkat permasalahan mengenai adakah peluang hukum bagi tindak aborsi untuk menjadi legal menurut RUU KUHP baru? Serta bagaimana dampak yang akan timbul jika aborsi tetap dilarangan oleh hukum di Indonesia? Sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian yuridis doktriner yang berdasarkan pada ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang sedang dibahas dan berkaitan dengan teori hukum yang disampaikan oleh pakar hukum (doktrin) serta dengan melihat realita yang ada di masyarakat terutama yang berhubungan dengan penulisan skripsi ini. Hasil dari penelitian yang berupa data dan pendapat yang diyakini belum dapat memberikan pemecahan terhadap permasalahan yang dibahas, dan diolah yang kemudian dipadukan dengan yang didapat dari penelitian kepustakaan yang tujuannya adalah mendapatkan jawaban permasalahan yang telah dikemukakan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa aborsi menurut KUHP adalah merupakan harga mati apapun alasan yang dikemukakan terkecuali dengan alasan medis. Alasan medis yang dikemukakan dalam UU no 23 thn 1992 tentang kesehatan pun tidak jelas batas-batasan medis yang bagaimana yang boleh melakukan aborsi, dalam rancangan KUHP baru draft 2005. semakin memperkuat bahwa aborsi tetap dilarang di Indonesia. Perlu kita ketahui terjadi kehamilan diluar nikah bukan hanya dikarenakan unsur seks bebas semata tetapi ada hal-hal lain diluat itu, misalkan hamil akibat perkosaan, bahkan aborsi dapat terjadi pada pasangan yang telah menikah, misalkan sang ibu terkena gangguan mental atau janin yang dikandungnya mengalami kelainan (cacat) atau kurang sempurna pembentukannya. Aborsi bukan hanya masalah hukum semata, pelegalan terhadap tindak aborsi dengan alasan tertentu akan menekan angka kematian ibu hamil (AKI) di Indonesia. tidak semua orang dapat melakukan aborsi ini, tetapi harus melewati beberapa rangkaian pemeriksaan sehingga hasil yang ada dapat dipertanggung jawabkan, seharusnya hal-hal semacam ini tercantum dalam UU kita sehingga ada jalan keluar untuk tiap masalah yang ada, hukum ada untuk mengatur masyarakat dan memberikan jalan keluar terhadap permasalahan yang ada, hukum bukan untuk menyengsarakan masyarakat saja, masyarakat adalah rakyat kecil yang sebagian besar awam tentang hukum yang ada,maka pemerintah harus lebih keras lagi untuk mensosialisasikan suatu produk hukum kepada masyarakat, agar tidak terjadi pro dan kontra yang berkepanjangan. Aborsi menjadi suatu fenomena yang hingga saat ini belum memperoleh titik terang mengenai pemecahan atau jalan keluar yang terbaik. Aborsi karena free sex memang dilarang oleh hukum dan itu memang harus dilarang, tetapi aborsi karena hal-hal tertentu atau faktor-faktor lain diluar itu seharusnya mendapatkan pelegalan agar aborsi dapat dilakukan dengan aman dan legal. Sehingga praktek-praktek illegal yang melakukan aborsi tidak semakin banyak beredar di masyarakat dan juga demi keamanan Ibu hamil dan atau janinnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 08 May 2012 04:31
Last Modified: 08 May 2012 04:31
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4693

Actions (login required)

View Item View Item