ANALISIS SWOT USAHA TANAMAN HIAS DI KIOS BUNGA “MEKARSARIE ART” KOTA CIREBON

ARMAWATI FARIDANINGSIH, ITA (2007) ANALISIS SWOT USAHA TANAMAN HIAS DI KIOS BUNGA “MEKARSARIE ART” KOTA CIREBON. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_SWOT_USAHA_TANAMAN_HIAS_DI_KIOS_BUNGA.pdf

Download (116kB) | Preview

Abstract

Indonesia sebagai Negara tropis dan salah satu pusat keanekaragaman hayati memiliki kekayaan flora yang begitu melimpah. Sebagian dari kekayaan flora tersebut berpotensi sebagai tanaman hias. Tanaman hias merupakan tanaman yang memiliki nilai estetika dan daya tarik tertentu, selain itu juga mempunyai nilai ekonomis untuk keperluan hiasan baik didalam maupun diluar ruangan. Kebutuhan akan tanaman hias memang kebutuhan sekunder. Pemberdayaan dan pemanfaatan serta pengembangan tanaman hias perlu mempertimbangkan faktor internal dan eksternal terutama akses pasarnya. Dalam pemasaran tanaman hias, pedagang akan lebih memperhatikan keinginan dan kebutuhan dari konsumen, salah satu kendala yang dihadapi dalam pemasaran tanaman hias adalah keinginan konsumen yang relatif cepat berubah. Dengan adanya keinginan konsumen yang cepat berubah tersebut, maka diperlukan analisis lingkungan yang tepat dalam memasarkan tanaman hias, baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal untuk memenangkan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. mengetahui kekuatan, kelemahan di kios bunga “Mekarsarie Art” Kota Cirebon. 2. mengetahui peluang dan ancaman di kios bunga “Mekarsarie Art” Kota Cirebon 3. Untuk menganalisis SWOT usaha tanaman hias di kios bunga “Mekarsarie Art” Kota Cirebon Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di Kios Bunga “Mekarsarie Art” yang terletak di Jl. Kali Baru Utara No. 35 Cirebon. Sampel pembeli dilakukan secara kebetulan (accidential sampling) kepada konsumen yang datang ke kios bunga “Mekarsarie Art” dengan jumlah sample yang diambil sebanyak 36 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif SWOT. Analisa deskriptif kualitatif SWOT dibagi menjadi analisa lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Lingkungan internal meliputi kekuatan dan kelemahan kios bunga. Sedangkan lingkungan eksternal meliputi peluang dan ancaman kios bunga. Berikut ini adalah hasil penelitian yang telah dilakukan pada kios bunga ”Mekarsarie Art” Kota Cirebon didapatkan : a.Kekuatan kios bunga ”Mekarsarie Art” yaitu Kualitas tanaman hias yang bagus, tanaman hias segar, penataan tempat yang bagus, warna tanaman hias bagus, jenis-jenis tanaman hias banyak, lokasi strategis, pelayanan baik, fasilitas yang dimiliki banyak (pembuatan taman, transportasi, penanaman), tanaman hiasnya lengkap, harga murah, jumlah tanaman hias banyak. b.Kelemahan yang dimiliki kois bunga ”Mekarsarie Art” yaitu kurangnya informasi penjualan, minimnya tenaga kerja, tidak ada pemberian diskon. c.Peluang kios bunga ”Mekarsarie Art” yaitu jumlah penduduk meningkat, wilayahnya cocok untuk tanaman hias, masyarakat mulai menyukai tanaman hias, adanya kredit di bank, adanya hari libur. d.Ancaman kios bunga ”Mekarsarie Art” yaitu persaingan antar penjual tanaman hias, pasokan tanaman hias tergantung dari luar kota, adanya pencurian tanaman hias, adanya hama penyakit tanaman. e.Berdasarkan matriks Internal-Eksternal diketahui bahwa kios bunga ”Mekarsarie Art” harus menerapkan growth strategy (strategi pertumbuhan) dengan konsentrasi melalui integrasi horisontal. Pada strategi ini, kios bunga ”Mekarsarie Art” dapat memperluas usahanya dengan cara membuka cabang kios bunga di tempat lain dan meningkatkan kualitas yang ada di kios bunga ”Mekarsarie Art”. Tujuan dari strategi ini relatif lebih defensif yaitu menghindari kehilangan penjualan dan kehilangan profit. Berdasarkan analisis kualitatif SWOT didapatkan perumusan strategi yaitu strategi S-O : Mempertahankan kualitas tanaman hias, menjaga kesegaran, mempertahankan lokasi dan meningkatkan pelayanan. Strategi W-O : Meningkatkan Informasi penjualan, menambah jumlah tenaga kerja, dan memberikan potongan harga dan mengambil kredit di Bank. Strategi S-T :. Menambah fasilitas, melakukan budidaya tanaman hias sendiri, mengatur penataan tempat. Strategi W-T : Melakukan perawatan tanaman, meningkatkan penjagaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 May 2012 07:41
Last Modified: 02 May 2012 07:41
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3895

Actions (login required)

View Item View Item