EFEKTIVITAS PERANAN POLISI DALAM EKSEKUSI PERKARA PERDATA YANG DIWARNAI DENGAN KERUSUHAN (Studi di Polresta Malang)

ANGGARA, ADITYA (2007) EFEKTIVITAS PERANAN POLISI DALAM EKSEKUSI PERKARA PERDATA YANG DIWARNAI DENGAN KERUSUHAN (Studi di Polresta Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EFEKTIVITAS_PERANAN_POLISI_DALAM_EKSEKUSI_PERKARA.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Fenomena yang mengemuka ditengah-tengah masyarakat Indonesia saat ini adalah akan selalu ada perlawanan fisik di lapangan yang dilakukan oleh pihak tereksekusi dalam setiap eksekusi perkara perdata. Perlawanan fisik tersebut dilakukan dengan tujuan menghalang-halangi kelancaran proses eksekusi, apabila tidak ada antisipasi pengamanan dalam hal ini maka dipastikan proses eksekusi akan gagal. Hal itulah yang menjadi alasan untuk melakukan analisis atas efektivitas peranan polisi dalam perkara perdata yang diwarnai dengan kerusuhan. Dari uraian diatas, dengan tujuan untuk memberikan batasan analisis dalam studi tersebut, maka ditarik suatu pokok permasalahan yaitu: Faktor-faktor apakah yang menyebabkan kerusuhan ketika proses eksekusi dilakukan? Serta bagaimanakah efektivitas peranan polisi dalam perkara perdata yang diwarnai dengan kerusuhan? Dari uraian diatas, dengan tujuan memberi batasan analisis dalam studi tersebut, penulis mengambil metode analisis yaitu metode deskriptif analisis yang berupa data hasil penelitian di lapangan yang diyakini dapat memberikan pemecahan tehadap permasalahan yang dibahas, diolah, dan yang kemudian dipadukan dengan yang didapat dari hasil penelitian kepustakaan, yang tujuannya adalah untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang dikemukakan. Berdasarkan hasil penelitian kepada pihak tereksekusi, terdapat dua faktor yang mempengaruhi bentuk perlawanan fisik di lapangan, yaitu: pertama, faktor langsung, yaitu beberapa faktor yang langsung terjadi di lapangan seperti adanya kekeliruan terhadap obyek sengketa, terjadinya perubahan geografis di tempat eksekusi, hingga berbagai macam tindakan pihak tereksekusi di lapangan. Macam tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan cara membentuk blokade massa, aksi saling dorong mendorong, hingga sampai pada aksi yang bisa dikategorikan sebagai tindak pidana. Kedua, adalah faktor tidak langsung yang menjadi penyebab paling dominan di dalam perlawanan pihak tereksekusi seperti protes yang ditujukan kepada petugas juru sita karena ada beberapa hal yang dilanggar, provokasi massa di lapangan, dan pihak tereksekusi merasa tindakannya dan dirinya yang paling benar. Adapun tindakan polisi dalam menanganinya adalah dengan cara negoisasi, menyingkirkan massa dari lokasi, penangkapan, dan kembali melanjutkan proses eksekusi hingga berhasil dan sukses. Dengan demikian, dapat tersimpulkan dari analisis pembahasan tersebut bahwa sangatlah penting artinya tentang diperlukannya pengawalan dan pengamanan terutama pada saat eksekusi berjalan, terutama berdasarkan hasil dan fakta hukum diatas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 01 May 2012 08:34
Last Modified: 01 May 2012 08:34
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3670

Actions (login required)

View Item View Item