PERAN GURU PKN SEBAGAI MOTIVATOR SISWA DALAM PENYAMPAIAN MATERI YANG DIBERIKAN DI-KELAS (Sudi Kasus: SMP Negeri 5 Raba Kota Bima-NTB)

AMIRULLAH, AMIRULLAH (2007) PERAN GURU PKN SEBAGAI MOTIVATOR SISWA DALAM PENYAMPAIAN MATERI YANG DIBERIKAN DI-KELAS (Sudi Kasus: SMP Negeri 5 Raba Kota Bima-NTB). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERAN_GURU_PKn_SEBAGAI_MOTIVATOR_SISWA.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses sadar yang teratur dan sistimatis, yang dilakukan oleh orang-orang yang diresahi tanggung jawab untuk mempengaruhi anak agar mempunyai sifat dan tabiat yang sesuai dengan cita-cita pendidikan. Melalui usaha pendidikan, suatu bangsa ingin mencapai cita-cita atau tujuan hidupnya sesuai dengan pandangan hidup atau falsafah Negara yang dianutnya, dengan kata lain bahwa pendidikan merupakan alat untuk mencapai tujuan hidup bangsa yang ideal. Namun saat ini kenyataan menunjukan bahwa, pendidikan di Indonesia menghadapi masalah-masalah metode pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan kenyataan tersebut diatas, kiranya penting untuk melakukan metode pengembangan, metode pembelajaran yang akan menghasilkan bahan-bahan pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran secara Efektif dan Efisien. Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui Strategi dan Metode-metode apa saja yang digunakn dalam kegiatan proses belajar mengajar untuk memotivasi siswa di SMPN 5 Raba Kota Bima, dalam menyampaikan materi yang diberikan dikelas. (2) Untuk mengetahui bagaimana perkembangan proses belajar mengajar siswa di SMPN 5 Raba Kota Bima, setelah materi yang diberikan dikelas. Rancangan dan pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan jenis deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 5 Raba Kota Bima-NTB. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan 2 (dua) cara yaitu: wawancara dan observasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data dari berbagai sumber, kemudian mengadakan reduksi data, pemeriksaan keabsahan data, penafsiran data menjadi teori substantif dengan menggunakan metode tertentu. Tahap-tahap penelitian dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaaan dan terakhir tahap pelaporan. Adapun hasil penelitian ini meliputi: (1) Metode dan strategi pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan proses belajar-mengajar untuk memotivasi siswa dan siswi di SMPN 5 Raba Kota Bima-NTB dalam penyampaian materi yang diberikan di-kelas. Strategi/metode penyampaian meliputi sebagai berikut: Para peserta/ siswa dibagi atas kelompok kooperatif, yang masing-masing kelompok terdiri atas 3-5 orang dan Semua tugas diselesaikan secara kelompok. Metode yang dilakukan adalah: Ceramah, penugasan kelompok, diskusi kelas/kelompok, Portofolio dan tanya jawab. (2) Perkembangan Proses Belajar-mengajar Siswa di SMPN 5 Raba-Kota Bima, Setelah Materi Diberikan Dikelas. Setelah penyampaian materi dikelas siswa SMPN 5 Raba-Kota Bima kelihatannya tugas individu dan kelompok dikerjakan oleh siswa secara sempurna, sehingga bisa disimpulkan perkembangan proses belajar-mengajar di SMPN 5 Raba-Kota Bima cukup positif, dengan menggunakan fasilitas sekolah seadanya. Berdasarkan pada fokus penelitian, paparan data atau temuan penelitian serta pembahasan, maka peneliti dapat memperoleh kesimpulan dan saran-saran. Kesimpulannya adalah sebagai berikut: Bila memperhatikan proses pembelajaran seperti yang sekarang masih dilakukan, yakni hanya mengikuti urutan buku teks atau buku paket, dan bahan tidak dikelompokan (Diorgansasikan) dengan baik, maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan pengembangan strategi dan metode-metode pembelajaran akan dapat mencapai hasil yang optimal, lebih efektif dan efisien. Sedangkan sara-sarannya yaitu sebagai berikut: (1) Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di SMPN 5 Raba Kota Bima-NTB, khususnya dalam bidang studi PKn dapat digunakan strategi dan metode-metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan dibahas pada saat proses belajar mengajar dikelas. (2) Perencanaan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) haruslah disusun secara baik dan terencana, supaya nantinya dapat berhasil mencapai tujuan. Karena keberhasilan setiap tindakan untuk mencapai tujuan tergantung pada pelaksanaannya, jika pelaksanaannya baik maka hasilnyapun baik. (3) Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), sebisa mungkin dilaksanakan dengan baik sesuai dengan jadwal dan perangkat juga harus sesuai dengan kompetensi yang sudah ditentukan agar tercapai suatu keberhasilan yang diharapkan. Mengusahakan kendala-kendala yang ada dalam pelaksanaannya untuk diperbaiki dengan jalan mencari jalan keluarnya (solusi). Dalam pelaksanaan pembelajaran ini hendaknya dilakukan monitoring (pemantauan) dan evaluasi secara teratur, terencana, dan kontinyu (berkelanjutan) sehingga dapat diketahui efektif tidaknya dengan modal pembelajaran yang dipakai dalam proses belajar mengajar. (4) Penilaian pendidikan kewarganegaraan (PKn) yang hendak dikembangkan dalam pembelajaran, untuk dibentuk penilaian yang digunakan bermacam-macam dan haruslah disesuaikan dengan criteria penilaian yang sesuai dengan kompetensi dasar yang sudah ada

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Civic Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 01 May 2012 06:59
Last Modified: 01 May 2012 06:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3618

Actions (login required)

View Item View Item