ANALISIS YURIDIS NORMATIF TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK DALAM SIARAN PROGRAM INFOTAINMENT DITINJAU DARI PASAL 310 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA DAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK

HIDAYAT, RYAN (2010) ANALISIS YURIDIS NORMATIF TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK DALAM SIARAN PROGRAM INFOTAINMENT DITINJAU DARI PASAL 310 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA DAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_YURIDIS_NORMATIF_TINDAK_PIDANA_PENCEMARAN_NAMA_BAIK_DALAM_SIARAN_PROGRAM_INFOTAINMENT_DITINJAU_DARI_PASAL_310_KITAB_UNDANG-UNDANG_HUKUM_PIDANA_DAN_UNDANG-UNDANG_REPUBLIK.pdf - Published Version

Download (82kB) | Preview

Abstract

ANALISIS YURIDIS NORMATIF TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK DALAM SIARAN PROGRAM INFOTAINMENT DITINJAU DARI PASAL 310 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA DAN UNDANGUNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS Oleh: RYAN HIDAYAT ( 06400040 ) Law Dibuat: 2010-03-31 , dengan 3 file(s). Keywords: Kata kunci : Tindak Pidana, Pencemaran Nama Baik, Pemberitaan, Siaran Program Infotainment ABSTRAKSI Kasus tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan pers infotainment khususnya dalam pemberitaan siaran program infotainment menunjukan bahwa kurangnya pemahaman secara komprehensif dan mendalam mengenai kemerdekaan dan kebebasan pers serta konsep infotainment itu sendiri. Pemikiran yang paradoksal terjadi dalam permasalahan ini di satu sisi pertentangan antara prinsip kebebasan pers dengan pengakuan hak asasi manusia tentang martabat dan kehormatan pribadi (privacy). Penulisan ini mengambil rumusan masalah : 1. Siaran program infotainment bagaimanakah yang memenuhi unsur tindak pidana pencemaran nama baik ? 2. Bagaimanakah penyelesaian hukum yang dapat dilakukan dalam penyelesaian kasus tindak pidana pencemaran nama baik dalam siaran program infotainment ? Penulisan ini mengunakan metode pendekatan yuridis normatif, teknik pengumpulan datanya berupa kepustakaan dengan mengkaji buku-buku ilmiah hukum dan peraturan perundangundangan berupa Pasal 310 KUHP dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta dokumentasi data siaran program infotainment dan Undang-undang terkait. Hasil penelitian tersebut dianalisis secara komparatif. Pemberitaan siaran program infotainment yang berkaitan dengan kasus perselingkuhan dan pernikahan siri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, pemberitaan tentang perselingkuhan dan pernikahan siri antara Luna Maya dan Nazril Irham atau Ariel “Peterpan Band”, pemberitaan perselingkuhan Cut Tari dengan Rezky Aditya, dan pemberitaan tentang video adegan ciuman antara Pasha personil “Ungu Band” dengan Allysa Soebandono terindikasi telah memenuhi unsur subjektif dan objektif Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik. Kesimpulannya, pemberlakuan KUHP sebagai dasar landasan hukum materiil dalam penyelesaian hukum kasus pencemaran nama baik oleh pers dapat dilakukan, hal ini tergantung pada pilihan hukum korban dari tindak pidana pencemaran nama baik tersebut. ABSTRACT The issue of aspersion crime done by the infotainment press especially in the infotainment news press program has showed the lack of comprehensively and deeply understanding concerning to the liberty of and independence of press and also the concept of infotainment itself. Such paradox thinking emerges in this kind of problem and in one hand such contradiction between the principle of liberty of press and human right affirmation about status and privacy. This study has taken two research problems: 1. What kind of infotainment program that can be measured to be aspersion crime? 2. How is low completion can be done to solve the case of aspersion crime in the infotainment program? This study has used normative juridical approach method, while for the data collection is literature review by examining law science books and the Criminal Law Code Article 310 and the Acts Number 40 Year 1999 concerning to Press and also the documentation of infotainment broadcast program data and related laws. The results of this research are analyzed comparatively. A bad press of infotainment program which is related to the issue of Dani and Mulan Jameela’s affair and siri marriage, the press of Luna Maya and Nazril Irham or Ariel “Peterpan Band”’s affair and siri marriage, the news of Cut Tari and Rezky Aditya affair, and the news of kissing scene between Pasha, the personal of “Ungu Band” with Allysa Soebandono has been indicated that those issues has been measured to be subjectively and objectively element of Article 310 Criminal Law Code about aspersion crime. The conclusion is that the validness of Criminal Law Code as the materiel law base in solving such aspersion crime done by the press can be done, this depends to the aspersion crime’s victims option of law.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 08 Mar 2012 12:15
Last Modified: 08 Mar 2012 12:15
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/360

Actions (login required)

View Item View Item