HASYIM, MUSTOFA W (2010) MEMANFAATKAN WAKTU YANG EFEKTIF. Suara Muhammadiyah Edisi 02 (14480).
|
Text
05.pdf Download (48Kb) | Preview |
Abstract
Jamaah yang meramaikan masjid-masjid Muhammadiyah dan musholla ‘Aisyiyah biasanya berada pada tempat-tempat yang menjadi kantong Muhammadiyah. Atau basis Muhammadiyah. Dan Muhammadiyah memiliki ciri dalam menggerakkan warganya. Salah satu ciri itu adalah menghargai waktu. Berkat pengajian Wal ‘Asri di zaman awal tumbuhnya Muhammadiyah, maka warga dan aktivis Muhammadiyah menjadi sadar waktu dan ketat dalam menjaga waktu. Ini dimulai dengan menjaga (1) waktu shalat, (2) waktu puasa dan (3) waktu rapat. Orang Muhammadiyah merasa (1) malu kalau shalatnya tidak di awal waktu, (2) malu puasanya tidak diperhitungkan waktunya, dan (3) sangat malu jika terlambat rapat atau molor dalam rapat. Berkembanglah ilmu hisab di Muhammadiyah. Berkat ilmu hisab ini maka perhitungan waktu shalat menjadi valid, juga arah menghadap kiblat.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 17 Apr 2012 03:14 |
| Last Modified: | 17 Apr 2012 03:14 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/2317 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
