BAHTIAR, ASEP PURNAMA (2010) MENGGAGAS CETAK BIRU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH. EDISI KHUSUS MUKTAMAR SATU ABAD (14452).
|
Text
mengagas_cetak_biru.pdf Download (486Kb) | Preview |
Abstract
Istilah cetak biru (blue print) biasanya dipergunakan dalam dunia arsitektur dan rekayasa mesin untuk menggambarkan desain dan rancang detail mengenai gedung atau prototipe (misalnya kendaraan atau pesawat terbang) yang akan dibangun. Dalam Encarta Dictionary (2004) ada dua pengertian tentang blue print yang relevan dikutip di sini: 1. Print of plan: a photographic print of a technical drawing with white lines printed on a blue background, usually used as a reference before and during the building process. 2. Plan or guide: a plan of action, or something already done that can be used as a guide to doing something in the future. Dengan merujuk pada pengertian leksikon tersebut terlihat bahwa istilah blue print (seperti dalam pengertian kedua di atas) juga bisa diterapkan dalam menggagas cetak biru pendidikan Muhammadiyah. Istilah cetak biru yang dipinjam untuk membincang ulang pendidikan Muhammadiyah ini hubungannya bisa dilihat, baik secara fisik maupun non-fisik.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 04 Apr 2012 04:03 |
| Last Modified: | 04 Apr 2012 04:03 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
