UJI DAYA HIDUP PATOGEN DAN MIKROBA ANTAGONIS DARI RHIZOSFER TANAMAN APEL TERHADAP FUNGISIDA KIMIA

Nugroho Widianto, Hendro (2006) UJI DAYA HIDUP PATOGEN DAN MIKROBA ANTAGONIS DARI RHIZOSFER TANAMAN APEL TERHADAP FUNGISIDA KIMIA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
UJI_DAYA_HIDUP_PATOGEN_DAN_MIKROBA_ANTAGONIS.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hidup dan perkembangan mikroba antagonis dan mikroba patogen terhadap fungisida kimia. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang. Ketinggian tempat 560 m dpl, dengan suhu 26oC dan RH 75-80%. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2006 Percobaan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap yng terdiri dari dua faktorial dan diulang dua kali, dimana faktor I P1 : JHJKBM (BO), P2 : JHT (P), P3 : JHS (BO), P4 : JHS (BK), P5 : Th H, P6 : JHJTK (BO), P7 : JKTK (P), P8 : Th K, P9 : Th V, 10 : Patogen Bercak Daun (Marsonina). Faktor II K0 : Kontrol (Tanpa penambahan pestisida kimia), K1 : Mankozeb (Sidazeb), K2 : Makozeb (Polaram), K3 : Benomil (Benlate), K4 : Mankozeb (Dithane), K5 : Triadimefon (Bayleton), K6 : Metiltiofanat (Topsin), K7 : Propineb (Antracol), K8 : Mankozeb (Manzate) Hasil pengamatan uji daya hidup jamur patogen dan mikroba antagonis pada media kentang, agar dan dextrose (PDA) terlihat bahwa, ada beberapa mikroba antagonis tumbuh dan berkembang biak terhadap petisida kimia sintetik yaitu jamur JHS (BO) (Jamur Hitam Silindris asal Bumiaji Organik), JHS (BK) (Jamur Hitam Silindris asal Bumiaji Konfensional), JKTK (P) (Jamur Kapas Tepi Kuning Asal Poncokusumo) JHJTK (BO) (Jamur Hijau Tepi Kuning asal Bumiaji organic), Tricoderma harzianum, Tricoderma koningi, Tricoderma viridae. Hal ini menunjukan bahwa tidak semua dari bahan aktif masing-masing pestisida tersebut dapat membunuh, mengendalikan atau menghambat pertumbuhan mikroba antagonis. Selain itu isolat mikroba antagonis berasal dari lahan budidaya apel yang menggunakan fungisida kimia sehingga menyebabkan mikroba antagonis tersebut menjadi resiten terhadap fungisida yang digunakan. Dari beberapa mikroba antagonis yang tahan terhadap perlakuan fungisida diatas didapatkan bahwa mikroba antagonis Trichoderma yang bagus pertumbuhannya dalam fungisida kimia. Ini karena Trichoderma mempunyai ketahanan terhadap bahan kimia pertanian termasuk fungisida. Di antara tiga macam Trichoderma yang diujikan didapat bahwa Trichoderma harzianum adalah mikroba antagonis yang paling baik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 24 Jul 2012 03:55
Last Modified: 24 Jul 2012 03:55
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12925

Actions (login required)

View Item View Item