PENGARUH PENAMBAHAN ASAM ASKORBAT DAN ASAM BENZOAT TERHADAP KUALITAS DAN UMUR SIMPAN SARI LIDAH BUAYA (Aloe vera)

SUGIARTI, NINUK (2006) PENGARUH PENAMBAHAN ASAM ASKORBAT DAN ASAM BENZOAT TERHADAP KUALITAS DAN UMUR SIMPAN SARI LIDAH BUAYA (Aloe vera). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PENAMBAHAN_ASAM_ASKORBAT_DAN_ASAM_BENZOAT_TERHADAP_KUALITAS_DAN_UMUR_SIMPAN_SARI_LIDAH_BUAYA.pdf

Download (125kB) | Preview

Abstract

Sari lidah buaya (Aloe vera) adalah cairan yang didapat dari hasil pemblenderan lidah buaya dengan tekanan maupun alat mekanis lainnya terhadap lidah buaya segar yang tidak dipekatkan, dan zat padat terlarutnya dibawah 15%. Umur simpan sari lidah buaya biasanya masih bertahan 3 sampai 4 hari. Dengan penambahan asam askorbat dan asam benzoat diharapkan dapat memperpanjang umur simpan dari sari lidah buaya Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mengetahui kualitas dan umur simpan dari sari lidah buaya akibat penambahan asam askorbat dan asam benzoat. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua terdiri dari 3 taraf dan masing-masing diulang 3 kali. Faktor I dengan penambahan asam askorbat (0; 0,01; 0,015; 0,02 %) Faktor II dengan penambahan asam benzoat (0; 0,02; 0,04 %) Parameter yang digunakan meliputi nilai pH, kadar vitamin C, intensitas warna, Total Padatan Terlarut, viskositas. Dan parameter organoleptik meliputi : warna, rasa, dan kenampakan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi antara penambahan asam askorbat dan asam benzoat terhadap kadar vitamin C hari ke-30, kadar gula reduksi hari ke-1 dan 30. Sedangkan pengaruh asam askorbat berpengaruh terhadap kadar Vitamin C untuk ke-3 periode pengamatan. Dan kadar gula reduksi hari ke-1 dan 30, Total Padatan Terlarut hari ke-1 dan ke-15. Pengaruh asam benzoat terhadap kadar vitamin C, kadar gula reduksi, pH untuk ke-3 pengamatan, serta berpengaruh juga pada uji organoleptik warna dan rasa. Adapun perlakuan terbaik dihasilkan oleh A2B0 yaitu dengan penambahan asam askorbat 0,015 % dan asam benzoat 0 %, dengan karakteristik kadar vitamin C 90,90 mg/100 gram bahan, gula reduksi 27,31%, Total Padatan Terlarut 14,93%, pH 4,40, viskositas 0,08 cps, warna dengan skor 2,73 (menarik), kenampakan dengan skor 2,73 (menarik), dan rasa dengan skor 2,47 (agak pahit atau getir).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jul 2012 07:29
Last Modified: 21 Jul 2012 07:29
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12648

Actions (login required)

View Item View Item