STUDI KOMPARASI PENDAPATAN DAN ALOKASI WAKTU PADA TENAGA KERJA USAHA TANI TANAMAN SAYURAN (Studi Kasus di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu)

SUPRAPTO, ARIF (2006) STUDI KOMPARASI PENDAPATAN DAN ALOKASI WAKTU PADA TENAGA KERJA USAHA TANI TANAMAN SAYURAN (Studi Kasus di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STUDI_KOMPARASI_PENDAPATAN_DAN_ALOKASI_WAKTU_PADA_TENAGA_KERJA_USAHA_TANI_TANAMAN_SAYURAN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Penyerapan tenaga kerja rumah tangga tani atau keluarga sangat penting, artinya dalam memperoleh pendapatan keluarga, baik itu tenaga kerja pria atau wanita. Banyaknya jumlah tenaga kerja yang tersedia dalam suatu keluarga belum menjamin tercukupinya kebutuhan keluarga, karena kebutuhan keluarga masih tergantung pada jumlah anggota keluarga yang mengkonsumsi pendapatan tersebut. Didalam usahatani untuk memenuhi pendapatan keluarga, tenaga kerja keluarga berusaha untuk mencurahkan tenaganya seoptimal mungkin, baik bekerja pada usahatani maupun non usahatani Dari pengalokasian waktu yang digunakan tenaga kerja terhadap jam–jam kerja produktif, faktor usia sangat berpengaruh terhadap jam-jam kerja produktif. Didasarkan pada faktor lanjut usia yang tidak bisa lagi bekerja, sehingga dapat mengurangi waktu-waktu produktif yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini sebagai berikut:1) Untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara tenaga kerja di sektor pertanian pada tanaman sayuran di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu.2)Untuk mengetahui perbedaan alokasi waktu kerja yang dicurahkan oleh tenaga kerja di sektor pertanian pada tanaman sayuran di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penentuan wilayah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penentuan lokasi ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan antara lain: pertama, Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu merupakan daerah yang memiliki curahan tenaga kerja (buruh tani) pada sektor pertanian yang cukup besar; kedua, Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo dan di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu merupakan daerah yang masih kental dengan budayanya; ketiga, desa tersebut merupakan desa yang berlokasi di dataran tinggi dan salah satu desa yang memiliki tingkat usaha tani yang cukup tinggi terutama pada tanaman sayuran. Metode pengambilan samplenya menggunakan Simple Random Sampling yang merupakan metode pengumpulan data secara acak sederhana dengan ketentuan pengambilan sample sebanyak 10%-15% apabila jumlah populasi sekitar 100-1000 sedangkan 50% apabila jumlah populasi kurang dari 100. Jumlah tenaga kerja di Desa Ngadisari sebanyak 285 orang dan di Desa Sumber Brantas sebanyak 329 orang, sehingga dalam penelitian ini didapatkan jumlah sample sebanyak 33 tenaga kerja baik pria maupun wanita yang terdapat pada masing-masing Desa dengan ketentuan bahwa jumlah tenaga kerja pria sebanyak 19 orang dari Desa Ngadisari dan 16 orang tenaga kerja pria dari Desa Sumber Brantas, sedangkan jumlah tenaga kerja wanita dari Desa Ngadisari adalah sebanyak 14 orang dan 17 orang dari Desa Sumber Brantas. Hasil Penelitian adalah Pada hasil output data tentang analisis komparasi antara pendapatan tenaga kerja pria di Desa Ngadisari dengan pendapatan tenaga kerja pria di Desa Sumber Brantas, didapatkan nilai t hitung sebesar -11,690, sedangkan t table dapat dihitung melalui table t dengan tingkat signifikansi (ά) adalah 5% dan derajad kebebasan (df) adalah 33, uji dilakukan dua sisi sehingga didapatkan t table sebesar 1,69. Karena t hitung berada pada daerah H0 ditolak maka rata-rata populasi adalah tidak identik atau dengan kata lain bahwa rata-rata populasi antara pendapatan tenaga kerja pria yang terdapat di Desa Ngadisari dengan pendapatan tenaga kerja pria di Desa Sumber Brantas adalah tidak sama. Pada hasil output data tentang analisis komparasi antara pendapatan tenaga kerja wanita di Desa Ngadisari dengan pendapatan tenaga kerja wanita di Desa Sumber Brantas, didapatkan nilai t hitung sebesar -4,727, sedangkan t table dapat dihitung melalui table t dengan tingkat signifikansi (ά) adalah 5% dan derajad kebebasan (df) adalah 29, uji dilakukan dua sisi sehingga didapatkan t table sebesar 1,70. Karena t hitung berada pada daerah H0 ditolak maka rata-rata populasi adalah tidak identik atau dengan kata lain bahwa rata-rata populasi antara pendapatan tenaga kerja wanita yang terdapat di Desa Ngadisari dengan pendapatan tenaga kerja wanita di Desa Sumber Brantas adalah tidak sama. Pada hasil output data tentang analisis komparasi antara alokasi waktu produktif tenaga kerja pria di Desa Ngadisari dengan Desa Sumber Brantas, didapatkan nilai t hitung sebesar 9,402, sedangkan t table dapat dihitung melalui table t dengan tingkat signifikansi (ά) adalah 5% dan derajad kebebasan (df) adalah 33, uji dilakukan dua sisi sehingga didapatkan t table sebesar 1,69. Karena t hitung berada pada daerah H0 ditolak maka rata-rata populasi adalah tidak identik atau dengan kata lain bahwa rata-rata populasi antara alokasi waktu produktif tenaga kerja pria yang terdapat di Desa Ngadisari dengan tenaga kerja pria di Desa Sumber Brantas adalah tidak sama Pada hasil output data tentang analisis komparasi antara alokasi waktu produktif tenaga kerja wanita di Desa Ngadisari dengan Desa Sumber Brantas, didapatkan nilai t hitung sebesar 9,855, sedangkan t table dapat dihitung melalui table t dengan tingkat signifikansi (ά) adalah 5% dan derajad kebebasan (df) adalah 29, uji dilakukan dua sisi sehingga didapatkan t table sebesar 1,70. Karena t hitung berada pada daerah H0 ditolak maka rata-rata populasi adalah tidak identik atau dengan kata lain bahwa rata-rata populasi antara alokasi waktu produktif tenaga kerja wanita yang terdapat di Desa Ngadisari dengan tenaga kerja wanita di Desa Sumber Brantas adalah tidak sama

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jul 2012 03:59
Last Modified: 21 Jul 2012 03:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12600

Actions (login required)

View Item View Item