PENGARUH PEMBERIAN BOKASI TERHADAP KELIMPAHAN FITOPLANKTON

SUPRIADI, SUPRIADI (2006) PENGARUH PEMBERIAN BOKASI TERHADAP KELIMPAHAN FITOPLANKTON. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PEMBERIAN_BOKASI_TERHADAP_KELIMPAHAN_FITOPLANKTON.pdf

Download (70kB) | Preview

Abstract

Penelitian initelah dilaksanakan pada bulan 2 September – 28 Oktober 2005 di BPBAT Umbulan Pasuruan Jawa Timur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi terhadapkelimpahan Fitoplankton dan untukmengetahui penggunaan bokasi yang terbaik. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah bokasi meliputi bokasi basah 100%,bokasi kering 100% serta bokasi kering 50% dan bokasi basah 50%. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiment, dengan cara melakukan serangkaian percobaan untuk melihat hasil. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan perbandingan atau biasa disebut dengan uji T. Hasil penelitian yang didapat adalah Perlakuan yang tertinggi kelimpahan fitoplanktonnya berdasarkan uji BNT adalah perlakuan A yaitu 1374267 sel/ml dan yang terendah adalah perlakuan C yaitu 407467 sel/ml, sedangkan perlakuan B dan D kelimpahannya diatas perlakuan C namun dibawah perlakuan A yaitu 515067 sel/ml dan 430400 sel/ml sedangkan nilai indeks keanekaragaman yang terbesar adalah perlakuan D (1.76976) disusul perlakuan B dan C yaitu (1.4922), (0.81062. Sedangkan perlakuan A memiliki indeks keanekaragaman terendah yaitu (0.1062). Kelimpahan fitoplankton yang tinggi belum tentu bagus jika didominasi oleh spesies yang sedikit dan kurang menguntungkan, tetapi kelimpahan fitoplankton yang tidak terlalu tinggi dengan spesies yang berfariasi atau dengan indeks keanekaragaman yang tinggi serta terdiri dari spesies yang menguntungkan maka lebih bagus tidak terjadi dominasi spesies tertentu atau disebut bloming. Jenis plankton yang ditemukan ada lima phylum yaitu Cyanophyta (5 spesies), Chlorophyta ( spesies), phylum Chrysophyta ( 7 spesies), phylum Phyprophyta (1 spesies), phylum Desmidiacae (1 spesies). Kualitas air yang diamati selama penelitian meliputi kandungan oksigen terlarut (DO) 3,23 mg/l sampai 6,17mg/l, derajat keasaman (pH) 7,9 sampai 8,94, suhu 38,21 oC sampai 29,11oC, kekeruhan (turbiditas) 5,1 mg/l sampai 6,7 mg/l. Perlakuian juga mempengaruhi keberadaan unsure hara meliputi Phospat, Nitrat, dan Amonium pada perairan. Berdasarkan uji sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan juga mempengaruhi keberadaan parameter kimia dan fisika yang diteliti. Nilai parameter kimia dan fisika masih berada pada kisaran yang sesuai untuk kehidupan fitoplankton.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Fishery
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 21 Jul 2012 03:52
Last Modified: 21 Jul 2012 03:52
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12597

Actions (login required)

View Item View Item