PENGARUH INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

JANNAH, MIFTAKHUL (2006) PENGARUH INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_INFLASI_DAN_TINGKAT_SUKU_BUNGA_DEPOSITOTERHADAP_RETURN_SAHAM_DI_BURSA_EFEK_JAKARTA.pdf

Download (77kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan food and beverage dengan judul “ Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga Deposito Terhadap Return Saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah inflasi dan tingkat suku bunga deposito berpengaruh secara serentak bersama-sama (simultan) signifikan terhadap return saham; dan untuk mengetahui apakah inflasi yang berpengaruh paling dominant terhadap return saham di bursa efek Jakarta. Dalam penelitian ini, penulis mengambil dua hipotesis, yaitu: bahwa inflasi dan tingkat suku bunga deposito berpengaruh secara serentak bersama-sama (simultan) signifikan terhadap return saham; dan variable inflasi yang paling dominant berpengaruh secara signifikan terhadap return saham. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara inflasi dan tingkat suku bunga deposito dengan return saham, menggunakan analisis regresi linier berganda, dan untuk mengetahui apakah inflasi dan tingkat suku bunga berpengaruh secara simultan dan parsial signifikan terhadap return saham, serta untuk mengetahui variable bebas mana yang dominant berpengaruh secara signifikan terhadap return saham, menggunakan uji hipotesis yaitu uji F dan t. Untuk menguji kebenaran hipotesis pertama, yaitu jika Fhitung > Ftabel, sedangkan untuk hipotesis kedua jika thitung > ttabel. Hasil perhitungan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk inflasi dan tingkat suku bunga deposito dengan return saham adalah Y = -3.035 + 1.965X1 + 0.301X2 + e, tampak dari persamaan tersebut menunjukkan angka yang signifikan pada semua variable. Sedangkan hasil dari perhitungan hipotesis pertama menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel (34.975 > 3.354). Untuk hasil uji hipotesis kedua secara parsial menunjukkan bahwa variable inflasi (X1) thitung > ttabel (4.475 > 2.059), variable tingkat suku bunga (X2) thitung > ttabel (3.095 > 2.059). Dari hasil analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis F dan t tersebut, sesuai dengan tolak ukur yang digunakan, maka inflasi dan tingkat suku bunga deposito berpengaruh secara serentak simultan dan parsial signifikan terhadap return saham, dan inflasi berpengaruh paling dominant secara signifikan terhadap return saham. Dengan demikian maka dua hipotesis tersebut dalam penelitian ini terbukti. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat, mengimplikasikan bahwa sebaiknya emiten dapat mempertimbangkan dalam pengambilan keputusan keuangan untuk memaksimalkan keuntungan pemegang saham demi tercapainya efisiensi dan efektifitas

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 Jul 2012 01:57
Last Modified: 16 Jul 2012 01:57
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12095

Actions (login required)

View Item View Item