ANALISIS MODEL INDEKS TUNGGAL SEBAGAI ALAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG LISTING PADA BEJ

UMMA, LAILATUL (2006) ANALISIS MODEL INDEKS TUNGGAL SEBAGAI ALAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG LISTING PADA BEJ. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_MODEL_INDEKS_TUNGGAL_SEBAGAIALAT_PENGAMBILAN_KEPUTUSAN_INVESTASISAHAM_PADA_PERUSAHAAN_YANG_LISTINGPADA_BEJ.pdf

Download (79kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian empiris, dimana penelitian ini beranjak dari teori yang dijabarkan pada hipotesa-hipotesa sesuai dengan masalah yang ingin dipecahkan dan kemudian diadakan verifikasi untuk menguji kebenaran hipotesa yang juga berarti menguji kebenaran teori. Penelitian ini dilakukan di Pojok BEJ Universitas Muhammadiyah Malang dengan judul analisis model indeks tunggal sebagai alat pengambilan keputusan investasi saham pada perusahaan yang listing pada BEJ. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisa portofolio dengan menggunakan model indeks tunggal sebagai keputusan investasi saham dan untuk dapat mengetahui saham-saham mana yang layak untuk investasi. Dalam penelitian ini alat ukur yang digunakan untuk menganalisa portofolio adalah model indeks tunggal, model indeks tunggal mendasarkan diri atas pemikiran bahwa tingkat keuntungan suatu saham nampaknya dipengaruhi oleh tingkat keuntungan pasar (yang ditunjukkan oleh indeks pasar yang tersedia). Model indeks tunggal mempunyai karakteristik bahwa beta (β) merupakan rata-rata tertimbang dari beta saham-saham yang membentuk portofolio tersebut. Dari analisis model indeks tunggal ini diperoleh resiko dan return ekspektasi masing-masing saham dan emiten yang mempunyai return realisasi tertinggi adalah Supreme Cable ManufacturingCorp Tbk sebesar 6,83443 dan emiten yang mempunyai return ekspektasi tertinggi adalah Supreme Cable Manufacturing Corp Tbk sebesar 0,29715, sedangkan return realisasi dan return ekspektasi terendah dimiliki oleh Eterindo Wahanatama Tbk sebesar –1,43468 dan –0,06238. Saham yang masuk dalam dalam portofolio optimal yaitu Supreme Cable Manufacturing Corp Tbk sebesar 0,546687 dan Bintang Mitra Semestaraya Tbk sebesar 0,0660139. Untuk mengetahui saham-saham yang layak dimasukkan kedalam portofolio optimal, maka nilai ERB dibandingkan dengan nilai cut off point (C*). Saham-saham yang mempunyai ERB lebih besar tersebut adalah saham Supreme Cable Manufacturing Tbk dan Bintang Semestaraya Tbk, besarnya komposisi saham yang layak dimasukkan kedalam portofolio adaalah saham Supreme Cable Manufacturing Corp Tbk dengan proporsi dana investasi sebesar 60% dan Bintang Mitra Semestaraya Tbk dengan proporsi dana investasi sebesar 40%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 12 Jul 2012 07:02
Last Modified: 12 Jul 2012 07:02
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11942

Actions (login required)

View Item View Item